Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Luncurkan Konstelasi Satelit Komputasi Antariksa

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 00:39 WIB | Oleh:
Tiongkok Luncurkan Konstelasi Satelit Komputasi Antariksa Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Jiangbo
Ket. Roket pengangkut Long March-2D yang membawa konstelasi satelit komputasi antariksa lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Tiongkok barat laut pada 14 Mei 2025.

JIUQUAN - Tiongkok meluncurkan roket pengangkut Long March-2D pada Rabu (14/5) untuk menempatkan konstelasi satelit komputasi antariksa baru miliknya ke orbit. Peluncuran tersebut menandai kemajuan yang signifikan dalam kemampuan Tiongkok di bidang komputasi berbasis antariksa.

Roket Long March-2D tersebut lepas landas pada pukul 12.12 waktu Beijing (11.12 WIB) dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Tiongkok barat laut.

Sebanyak 12 satelit komputasi yang baru diluncurkan merupakan batch pertama dari "Three-Body Computing Constellation", menurut Zhejiang Lab, sebuah lembaga riset yang berbasis di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur.

Wang Jian, seorang akademisi di Akademi Teknik Tiongkok (Chinese Academy of Engineering) sekaligus direktur Zhejiang Lab, mengatakan bahwa "Three-Body Computing Constellation", yang dikembangkan bersama oleh Zhejiang Lab dan mitra-mitra globalnya, merupakan infrastruktur komputasi antariksa berskala besar yang dirancang untuk menampung ribuan satelit dengan total daya komputasi sebesar 1.000 POPS (peta operations per second) setelah selesai dibangun nanti.

Dengan menjalankan pemrosesan data di orbit secara real-time, "Three-Body Computing Constellation" bertujuan untuk mengatasi hambatan efisiensi pada penanganan data satelit tradisional serta memajukan aplikasi dan pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di luar angkasa, kata Wang.

Pembangunan konstelasi ini akan sangat memperluas batas-batas aplikasi di luar angkasa serta memiliki makna yang mendalam bagi industri udara dan antariksa, tambah Wang.

Satelit-satelit awal menyediakan daya komputasi gabungan sebesar 5 POPS dan kapasitas penyimpanan sebesar 30 terabita. Satelit-satelit tersebut dilengkapi dengan sistem komputasi cerdas on-board dan sistem komunikasi antarsatelit, serta memiliki kemampuan komputasi antariksa di orbit.

Peluncuran roket Long March-2D ini juga membawa sebuah detektor polarisasi sinar-X yang dikembangkan oleh Universitas Guangxi dan Observatorium Astronomi Nasional Tiongkok yang dinaungi Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences). Detektor itu akan digunakan untuk mempelajari ledakan sinar gamma.

Zhejiang Lab menyatakan pihaknya berencana bekerja sama dengan mitra-mitra untuk mengerahkan konstelasi lebih dari 50 satelit komputasi pada tahun ini. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

4 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.