Sawah Samarinda Rawan Banjir, Kementan Susun Jurus Penyelamat

Jumat, 16 Mei 2025, 21:15 WIB

SAMARINDA - Mitigasi lahan banjir sangat penting karena membantu mengurangi risiko dan dampak banjir, yang dapat meminimalisir kerugian manusia, ekonomi, dan kerusakan lingkungan. 

Mitigasi lahan banjir mencakup upaya preventif, responsif, dan rehabilitatif untuk mencegah, meredam, dan memulihkan dampak banjir. 

Ket. Foto: Kondisi sawah di Kelurahan Lempake Samarinda yang diperkirakan merendam sekitar 50 hektare lahan padi terancam gagal panen.  — Sumber: ANTARAFOTO/ M Risyal Hidayat.

Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menyiapkan langkah-langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda lahan pertanian di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

"Upaya ini dilakukan sebagai respons atas kondisi memprihatinkan di mana sawah yang baru ditanami di Samarinda dan Kukar terendam banjir," kata Penanggungjawab Swasembada Pangan Kaltim dari Direktorat Hortikultura Kementan, Inti Pertiwi Nashwari di Samarinda, Jumat (16/5).

Menurutnya, percuma jika upaya peningkatan produksi pertanian terus dilakukan namun terhambat oleh bencana banjir.

Untuk itu, Kementan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan permanen di lokasi-lokasi yang rawan banjir.

Mitigasi yang disiapkan meliputi pembangunan tanggul dan pengerukan sedimentasi di lahan-lahan sawah. Sedimentasi yang tebal dapat menyebabkan lahan menjadi lebih rentan tergenang air meski dalam volume kecil.

"Selain itu, perbaikan tanggul-tanggul yang rusak juga menjadi prioritas," ucapnya.

Inti Pertiwi menekankan bahwa upaya ini merupakan arahan langsung dari Presiden dan Menteri Pertanian agar seluruh pihak terkait bekerja sama dalam menyukseskan ketahanan pangan.

Lebih lanjut, Kementan juga berupaya memberikan perlindungan kepada petani yang terdampak banjir melalui program asuransi pertanian.

Program asuransi ini dapat memberikan penggantian kerugian bagi petani yang lahan pertanian mereka dilanda bencana alam.

"Kami sedang mengupayakan untuk perlindungan hasil tani bahwa ada penggantian bagi mereka yang terbukti gagal panen akibat bencana alam," imbuhnya.

Sosialisasi asuransi petani ini terus digencarkan di Kaltim, mengingat di wilayah Jawa program ini sudah banyak diikuti petani.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Penumpang Rasakan Mobilitas Bandung-Bali Makin Praktis Berkat Reaktivasi Bandara Internasional Husein Sastranegara 

UOB Perkuat Segmen Nasabah Premium dengan Peningkatan Manfaat Kartu Visa

Maskapai Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung

DPRD Kota Bandung: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Hadapi Berbagai Tantangan

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal

Warga Prancis Dievakuasi dari Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Merah Putih Sepanjang 2.026 Meter bakal Dibentangkan di Gunung Dempo

Ratusan Pendaki Bakal Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Gunung Kerinci

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa NTT

HUT RI, Masuk Ancol Gratis Tanggal 17 Agustus 2026, Buruan Reservasi, Kuota Terbatas!

Penumpang KM Bukit Siguntang Ditemukan Tewas di Perairan Balikpapan

Kodam Udayana Bantu Evakuasi Warga NTT Terdampak Gempa M7,7

Gempa M7,7 Guncang Flores, Polda NTT Bentuk Command Center & Kerahkan Personel

Badan Geologi: Gempa M7,7 di Timur Laut Nagekeo Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

BTS Makin Populer di Amerika, Capai Rekor Tertinggi 46% Menurut Survei

PU Kerahkan Alat Berat, Pastikan Akses Jalan NTT Tetap Terbuka Pasca Gempa 7,7 Magnitudo

Apresiasi Puan soal RUU Perampasan Aset, Hardjuno: Partisipasi Publik Perkuat Legitimasi

BNPB: 14 Orang Meninggal Akibat Gempa M7,7 di NTT

Selena Gomez Digugat Lima Investor atas Dugaan Penipuan terkait Bisnis Kesehatan Mental

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.