Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda NTT Kerahkan 878 Personel Gabungan untuk Tumpas Premanisme

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 09:07 WIB | Oleh:
Polda NTT Kerahkan 878 Personel Gabungan untuk Tumpas Premanisme Doc: antara foto
Ket. Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra

KUPANG - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan 878 personel gabungan untuk menumpas berbagai aksi premanisme di provinsi berbasis kepulauan itu.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan bahwa pengerahan sejumlah personel itu merupakan keseriusan pihaknya dalam memberantas berbagai aksi premanisme di daerah itu.

"Premanisme adalah perilaku atau tindakan sewenang-wenang oleh individu atau kelompok dengan menggunakan kekerasan, intimidasi atau ancaman demi keuntungan pribadi maupun kelompok. Yang jelas ini melanggar norma hukum dan sosial yang berlaku di NTT," kata Kombes Pol. Henry di Kupang, Jumat (16/5).

Dikatakan bahwa sejumlah personel yang diterjunkan itu terdiri atas 152 personel Polda NTT dan sisanya merupakan personel dari polres jajaran.

Kabid Humas Polda NTT menegaskan bahwa aksi premanisme bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan, ketertiban, serta kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Polda NTT menyatakan bahwa aksi premanisme kini menjadi salah satu prioritas penanganan kamtibmas nasional, sejalan dengan perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Perintah itu terdiri atas penegakan hukum yang tegas, pemberantasan kriminalitas yang meresahkan masyarakat, dan meningkatkan keamanan dalam negeri serta perlindungan terhadap rakyat kecil.

Kombes Pol. Henry mengatakan bahwa Polda NTT juga telah menerima perintah dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 untuk menindak tegas segala bentuk tindakan premanisme.

Dikemukakan pua bahwa operasi ini dilakukan melalui pendekatan deteksi dini intelijen, pre-emtif, preventif, dan represif.

"Tidak ada ruang untuk aksi premanisme di negara hukum Indonesia. Polri hadir untuk melindungi seluruh rakyat, termasuk masyarakat NTT," tegas Kabid Humas menirukan arahan Kapolri.

Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap dalam hari-hari awal operasi, antara lain, Polresta Kupang Kota mengamankan lima pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat.

Polres Flores Timur, lanjut dia, menangkap seorang pengedar narkoba, yang juga terindikasi memiliki kaitan dengan jaringan premanisme.

Pada kesempatan itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk melaporkan kepada aparat kepolisian jika menemukan adanya berbagai aksi premanisme di daerahnya masing masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

45 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.