- Home
-
- Luar Negeri
-
- Junta Myanmar Serang Sekol...
Junta Myanmar Serang Sekolah di Sagaing
Rabu, 14 Mei 2025, 02:15 WIBYANGON - Militer Myanmar telah melancarkan serangan udara terhadap sebuah sekolah yang dioperasikan oleh pasukan prodemokrasi. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 20 anak-anak.
Sebuah media independen di Myanmar mengatakan serangan yang dilakukan pada Senin (12/5) itu menargetkan sebuah sekolah di wilayah barat laut, Sagaing. Laporan itu menyebutkan sedikitnya 20 anak dan 2 guru tewas. Ditambahkan bahwa lebih dari 50 lainnya terluka. Sekolah tersebut dikelola oleh Pemerintah Persatuan Nasional, yang dibentuk oleh kekuatan prodemokrasi.
Seorang pejabat dari kubu prodemokrasi mengatakan kepada NHK bahwa jumlah korban kemungkinan setelahnya akan bertambah, karena beberapa orang masih hilang. Pejabat itu mengecam keras respons militer.
Media pemerintah mengutip pernyataan militer yang mengatakan tidak adanya serangan bom seperti itu. Militer mengklaim bahwa media antipemerintah ilegal telah menyebarkan berita palsu.
Militer mengumumkan gencatan senjata sementara atas pertempuran melawan pasukan prodemokrasi, setelah gempa besar melanda negara itu pada Maret lalu. Militer kemudian mengumumkan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang hingga 31 Mei. Namun, serangan udara dan artileri oleh militer dilaporkan terus berlanjut di wilayah yang terkena dampak gempa dan di tempat lainnya. SB/NHK/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Ini Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-29: Newcastle vs Manchester United & Wolves vs Liverpool
-
KAI Palembang Catat 1.481 Tiket Mudik Gratis 2026 Sudah Terisi
-
Asik Jualan Makin Gampang, Bikin QRIS Sekarang Bisa Lewat Aplikasi GoPay
-
PLN Prediksi Konsumsi Listrik Jakarta Turun Saat Lebaran
-
Myanmar Merasa Dikucilkan oleh Asean
-
Komisi I DPR Dukung Pemerintah Desak Investigasi PBB atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
-
Pemimpin Etnis: Dunia Abaikan Serangan Udara Junta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.