Dukungan Dana Mengalir Deras! Danantara & USDFC Mantapkan Komitmen Pendanaan Hijau
Rabu, 14 Mei 2025, 22:30 WIBJAKARTA â Penguatan ekosistem investasi sangat penting untuk mendukung transformasi sektor energi dan digital karena ia menyediakan fondasi yang solid untuk pertumbuhan, inovasi, dan keberlanjutan.
Ekosistem investasi yang kuat menarik modal yang dibutuhkan untuk pengembangan teknologi baru, infrastruktur, dan kebijakan yang mendukung transisi energi dan digital.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia bersama dengan U.S. International Development Finance Corporation (USDFC) berkomitmen untuk memperkuat peran dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani bertemu dengan Chief of Staff and Head of Investments USDFC Conor Coleman dalam audiensi di Kedutaan Besar RI di Washington D.C, Amerika Serikat (AS).
Pertemuan keduanya membahas mengenai peluang pendanaan berkelanjutan bagi proyek-proyek prioritas Indonesia, khususnya di sektor transisi energi dan transformasi digital, sebagaimana keterangan resmi dikutip di Jakarta, Rabu (14/5).
Danantara Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem investasi yang mendukung transformasi sektor energi dan digital.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong akses Indonesia terhadap mekanisme pendanaan internasional yang berbasis dampak, sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Diskusi yang berlangsung dalam suasana konstruktif ini mendapat sambutan positif dari USDFC, yang menilai Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendorong investasi berorientasi keberlanjutan.
âKami melihat Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi hijau dan digital. Kemitraan yang solid akan membuka peluang lebih luas bagi skema pembiayaan inovatif yang memiliki dampak langsung bagi pembangunan berkelanjutan,â ujar Coleman.
Sebelumnya, pada 5 Mei 2025, Chief of Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir telah bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Scott Bessent dan mantan Menkeu AS Steven Mnuchin di sela-sela agenda Milken Institute Global Conference di Los Angeles, AS.
Kedua tokoh ekonomi AS itu meyakini hubungan Indonesia dan AS bisa semakin diperkuat dengan peningkatan investasi di berbagai sektor.
Adapun, sektor-sektor strategis yang diyakini bisa menjadi bagian penting dalam hubungan bilateral kedua negara ke depan, diantaranya sektor ketahanan energi, energy upstream dan refinery, serta infrastruktur digital.
- Danantara
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Banjir Rob Berkurang! Muara Batang Kuranji Padang Kini Mengalir Lancar Usai Dikeruk
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Sukses Gaet 1,8 Juta Pengunjung
-
Kuba Kembali Alami Pemadaman Listrik Nasional Karena Jaringan Terputus
-
Hujan Tak Lagi Sekadar Cuaca, Perubahan Iklim Ubah Risiko Banjir di Perkotaan.
-
Perkuat Persaudaraan Indonesia-Uzbekistan, Ketua MPR Ajak Ulama Indonesia Ziarah Makam Imam Bukhari
-
Fantastis! Belanja Iklim Pemerintah Tembus Rp73,5 Triliun Setiap Tahun, Mampukah Redam Ancaman Krisis Lingkungan?
-
Pemkab Jayawijaya Serahkan Bantuan Sosial Rp150 Juta kepada Ikswal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.