Man United Incar Final Liga Europa, Amorim: Laga Lawan Bilbao Paling Penting

Kamis, 08 Mei 2025, 08:00 WIB

MANCHESTER – Manchester United berambisi memastikan tiket ke final Liga Europa saat menjamu Athletic Bilbao di leg kedua semifinal, Jumat (9/5) dini hari WIB. Kemenangan 3-0 pada leg pertama membuat Setan Merah berada di atas angin.

Kemenangan itu menjadi secercah harapan di tengah musim penuh gejolak bagi MU. Namun akhir pekan lalu, Ruben Amorim merotasi besar-besaran skuadnya dan harus menelan kekalahan ke-16 di Liga Inggris saat melawan Brentford.

Ket. Foto: Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. — Sumber: AFP

Dengan 16 kekalahan, MU mencatat rekor terburuk dalam 35 tahun terakhir dan kini tercecer di posisi ke-15 klasemen Liga Inggris. Jika terus merosot, ini bisa menjadi finis terburuk sejak mereka terdegradasi pada tahun 1974 — meski posisi mereka saat ini relatif aman dari degradasi.

Pelatih Ruben Amorim menegaskan bahwa Liga Europa adalah prioritas utama. Dia bahkan menurunkan tim termuda ketiga dalam sejarah Liga Inggris saat melawan Brentford untuk menyimpan tenaga di laga Eropa.

“Kami kalah di liga, tapi kami sedang berjuang di Liga Europa. Jadi kami harus fokus. Kamis (waktu setempat) adalah laga terpenting musim ini,” ujar Amorim.

Jika bisa melewati Bilbao, MU kemungkinan besar akan bertemu Tottenham Hotspur di final. Spurs membawa keunggulan 3-1 atas Bodo/Glimt dari leg pertama.

Gelar Liga Europa tak akan sepenuhnya menutupi kegagalan domestik MU, namun cukup untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Itu akan sangat krusial secara finansial dan dalam upaya membangun ulang tim.

Amorim sadar tim asuhannya belum siap menjalani musim dengan kompetisi ganda antara Liga Inggris dan Liga Champions, namun ia tetap menegaskan target utama mereka.

“Kami ingin menang untuk fans, dan untuk membawa MU ke Liga Champions. Baru setelah itu kami pikirkan bagaimana cara mengatur dua kompetisi,” ujarnya kepada Sky Sports.

Sejak menggantikan Erik ten Hag pada bulan November, Amorim belum berhasil mengangkat performa MU di liga. Hanya Ipswich, Leicester, dan Southampton — tiga tim zona degradasi — yang memiliki jumlah kemenangan lebih sedikit dibanding MU sejak saat itu.

Namun di Liga Europa, MU tampil solid. Kapten Bruno Fernandes jadi kunci kemenangan atas Bilbao dengan mencetak dua gol. Dia kini terlibat dalam 31 gol (19 gol, 12 assist) dari 32 laga fase gugur Liga Europa — terbanyak sejak kompetisi ini berganti format pada tahun 2009.

Jika Tottenham lolos dan MU mengamankan tiket final, akan terjadi final sesama wakil Inggris keenam dalam sejarah kompetisi Eropa.

Spurs juga menjalani musim yang sulit, bahkan mencatat 19 kekalahan dari 35 laga Liga Inggris. Namun pelatih Ange Postecoglou masih punya peluang meraih gelar perdana Tottenham sejak 2008.

Apabila MU atau Spurs keluar sebagai juara Liga Europa, maka Inggris akan mengirim enam wakil ke Liga Champions musim depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.