Inter Versus Barcelona Bikin Spaneng Sepanjang Laga
Kamis, 08 Mei 2025, 07:04 WIBMILAN â Inter Milan kini tinggal menunggu laga semifinalis lain: PSG versus Arsenal, yang dimainkan dini hari tadi, Kamis (8/5). PSG unggul 1-0 leg pertama. Inter mampu menyingkirkan tim yang semula kandidat kuat juara Liga Champions.
Laga semifinal leg kedua Liga Champions antara Inter Milan dan Barcelona benar-benar membuat spaneng sepanjang laga. Kasus leg pertama seperti terulang ketika Inter unggul lebih dulu 2-0 seperti saat bermain di Barcelona. Sampai di sini, pendukung tuan rumah sepertinya sudah merasa losos ke final.
Namun bukan Barca kalau menyerah begitu saja. Barca pun kembali mengulang, mampu menyamakan 2-2 dalam laga di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu dini hari WIB.
Davide Frattesi menjadi pahlawan kemenangan Nerazzurri lewat gol penentu kemenangannya menit ke-99. Hasil itu sekaligus membuat Inter unggul agregat 7-6. Inter tampil impresif sejak awal, membuka keunggulan menit 22 saat permainan pressing tinggi membuahkan hasil. Denzel Dumfries merebut bola dan mengirim umpan matang ke Lautaro Martinez yang hanya perlu menaklukkan kiper Wojciech Szczesny, 1-0 untuk Inter.
Menjelang turun minum, wasit Szymon Marciniak menghadiahi penalti untuk Inter karena Pau Cubarsi melanggar Martinez. Algojo Inter, Hakan Calhanoglu, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakannya menembus gawang Barca untuk membawa Inter unggul 2-0 yang bertahan sampai babak pertama usai. Barcelona memperlihatkan karakter gigihnya pada awal babak kedua.
Eric Garcia mencetak gol balasan menit ke-54 lewat sepakan voli indah memanfaatkan umpan Gerard Martin. Skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Inter. Tim Katalan itu berhasil menyamakan kedudukan enam menit berselang, atau tepatnya menit ke-60. Martin kembali menjadi kreator melalui umpannya yang disundul masuk oleh Dani Olmo. Skor kini berubah menjadi imbang 2-2
Tekanan terus dilancarkan tim asuhan Hansi Flick. Mereka sempat mendapat penalti saat Lamine Yamal dilanggar Henrikh Mkhitaryan, namun VAR membatalkan keputusan itu karena pelanggaran terjadi di luar kotak terlarang.
Menjelang waktu normal usai, Barcelona justru mampu membalikkan keadaan. Pada menit ke-87, Raphinha menyambar bola pantul hasil tembakannya sendiri untuk menembus gawang kiper Yann Sommer, 3-2 untuk keunggulan Blaugrana. Seluruh stadion termenung, sepi. Pendukung Inter sudah merasa gagal lolos ke final. Barca pun merasa sudah ke final. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Semifinal Liga Champions: PSG Bakal Hadapi Muenchen, Atletico Kontra Arsenal
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Liga Champions, PSG Kontra Muenchen Hasilkan 9 Gol
-
Hasil Liga Champions: Arsenal ke final Liga Champions setelah singkirkan Atletico 1-0
-
Liga Champions, Gulung Muenchen, PSG Tantang Arsenal di Final, Berpeluang Juara Lagi
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.