- Home
-
- Luar Negeri
-
- Zelenskyy Sebut Rencana Ge...
Zelenskyy Sebut Rencana Gencatan Senjata Russia sebagai 'Sandiwara'
Minggu, 04 Mei 2025, 21:55 WIBKYIV - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengkritik deklarasi sepihak Presiden Russia Vladimir Putin mengenai gencatan senjata tiga hari sebagai sandiwara.
Putin mengumumkan bahwa gencatan senjata itu akan dimulai pada Kamis (8/5), sehari sebelum peringatan kemenangan bekas Uni Soviet dalam Perang Dunia Kedua.
Zelenskyy mengatakan kepada wartawan pada Jumat (2/5) bahwa mustahil untuk menyusun rencana apa pun guna langkah selanjutnya demi mengakhiri perang dalam dua atau tiga hari. Ia kembali menekankan bahwa Russia harus menyetujui gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari.
Ia juga memperingatkan bahwa Ukraina tidak dapat bertanggung jawab atas keselamatan tamu asing di Russia yang menghadiri upacara peringatan yang dijadwalkan pada Jumat (9/5). Ia mengisyaratkan bahwa Russia mungkin akan membuat insiden dan mencoba menyalahkan Ukraina.
Zelenskyy juga berbicara tentang pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Vatikan pada bulan April. Ia mengatakan pertemuan itu mungkin singkat, tetapi itu adalah pembicaraan terbaik yang pernah mereka lakukan sejauh ini dan yang paling substantif. Ia menekankan bahwa pertemuan itu memicu Trump mengubah pandangannya tentang situasi Ukraina. NHK/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Penyerang Timnas Belgia Romelu Lukaku Resmi Berseragam Fenerbahce Setelah Tinggalkan Napoli
-
Energi Surya Harus Jadi Andalan! IESR Ungkap Pentingnya Pembangunan PLTS
-
Gempa Luluh Lantakkan Kolombia, Sedikitnya 111 Orang Tewas
-
Atraksi Drone Spektakuler di Bundaran HI, Perjalanan Indonesia Sukses Bikin Terpukau
-
Nyaris Tanpa Molor, Whoosh Bukukan Ketepatan Waktu 99,4 Persen
-
Pertamina Patra Niaga Layani Pengisian Avtur Pesawat Berbadan Lebar
-
Uni Eropa Siap Bantu Indonesia Cari Korban Gempa NTT dengan Satelit Copernicus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.