Soroti soal Premanisme yang Dibungkus Ormas, MPR RI Apresiasi Keberpihakan Presiden Prabowo ke Buruh
Minggu, 04 Mei 2025, 12:47 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional. Secara khusus Eddy menekankan pentingnya peran buruh dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
âMomentum 1 Mei harus menjadi pengingat bahwa kesejahteraan pekerja tidak bisa dilepaskan dari terciptanya ekosistem usaha dan investasi yang sehat,â kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.
Secara khusus, Eddy yang juga Doktor Ilmu Politik UI ini juga memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap Presiden Prabowo Subianto yang turut hadir dalam peringatan Hari Buruh.
âPresiden Prabowo menjadi presiden pertama di era reformasi yang ikut dalam aksi Mayday setelah sebelumnya Bung Karno hadir dalam Peringatan May Day di tahun 1965. Apresiasi dan penghargaan untuk beliau Presiden Prabowo,â lanjutnya.
âKehadiran Presiden Prabowo mencerminkan keseriusan pemerintah dalam merangkul dan memperjuangkan aspirasi buruh. Ini adalah simbol kuat bahwa negara akan berpihak pada kelompok buruh,â ungkapnya.
Anggota DPR RI Komisi XII ini menegaskan bahwa keberpihakan pada buruh tidak cukup hanya melalui kebijakan ketenagakerjaan, tetapi juga melalui jaminan iklim investasi yang bebas dari gangguan.
Secara khusus Eddy menyoroti praktik premanisme yang dibungkus atas nama organisasi masyarakat sebagai salah satu ancaman serius terhadap iklim usaha. âInvestasi yang masuk ke Indonesia tidak boleh terganggu oleh intimidasi atau pungutan liar dari oknum yang mengatasnamakan ormas. Kalau kita ingin menciptakan jutaan lapangan kerja, kita harus pastikan tidak ada ruang bagi premanisme berkedok organisasi,â tegasnya.
Waketum PAN ini menyerukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang merusak iklim investasi. âHari Buruh adalah pengakuan atas kontribusi besar para pekerja. Kita perlu terus memperjuangkan hak-hak mereka, dan itu hanya bisa tercapai jika ada ruang usaha yang aman dan adil,â kata Eddy.
âNegara harus hadir dan tegas. Perlindungan terhadap investor adalah bentuk perlindungan terhadap masa depan buruh itu sendiri,â tutupnya.
- Ormas
- Hari Buruh
- MPR RI
- premanisme
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Ratusan Ogoh-Ogoh di Denpasar Meriahkan Malam Pengerupukan Nyepi 2026
-
Dengar Aspirasi Langsung, Pimpinan DPR Terima Audiensi Masa Aksi Hari Buruh
-
Istana Kepresidenan bagikan ratusan ribu paket sembako gratis
-
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Ingatkan Data dan Prediksi BMKG Harus Jadi Acuan Mitigasi
-
Deteksi Dini Penyakit Menular Warga Binaan Rutan di Sulut
-
MPR Berlakukan Empat Hari Kerja dan Matikan Lampu Jam 18.00 WIB
-
MPR RI Dukung Rumah Layak dan Keluarga Produktif Melalui BSPS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.