Inflasi Ngerem di April, BPS Ungkap Angka Terbaru, Lebih Adem dari Maret
Jumat, 02 Mei 2025, 15:09 WIBJAKARTA - Laju inflasi pada April tahun ini melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Meskipun pada awal bulan lalu terdapat momen libur panjang Lebaran 2025.Â
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi inflasi sebesar 1,17 persen secara bulanan (mtm) pada April 2025. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan catatan inflasi pada Maret 2025 sebesar 1,65 persen.Â
âPada April 2025 terjadi inflasi sebesar 1,17 persen secara bulanan atau month-to-month (mtm), atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 107,22 pada Maret 2025 menjadi 108,47 pada April 2025,â ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini di Jakarta, Jumat (2/5).
Penyumbang utama inflasi April 2025 secara m-to-m adalah kelompok perumahan, air, Listrik dan bahan bakar rumah tangga dengan andil inflasi 0,98%. Komoditas penyumbang utama inflasi pada kelompok ini adalah tarif listrik.
Komoditas tarif listrik mengalami inflasi pada bulan April 2025 sebesar 26,99% dan andil inflasi sebesar 0,97%. Tingkat inflasi ini lebih rendah dibandingkan dengan tingkat inflasi Maret 2025.
Inflasi komoditas tarif listrik pada April 2025 disebabkan penyesuaian tarif listrik pada pelanggan pasca bayar yang kembali normal setelah adanya discount 50% pada periode sebelumnya.
Kelompok kedua penyumbang inflasi terbesar pada bulan April 2025 adalah kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, dengan inflasi sebesar 2,46%. Dan andil inflasi sebesar 0,16%. Komoditas yang menyumbang andil inflasi terbesar dalam kelompok ini adalah emas perhiasan.
Komoditas emas perhiasan mengalami inflasi pada April 2025 dengan tingkat inflasi tertinggi selama 20 bulan inflasi berturut-turut. Meningkatnya inflasi emas perhiasan terjadi seiring dengan kenaikan harga emas dunia.
Tingkat inflasi tahun ke tahun (y-on-y) (April 2025 terhadap April 2024) sebesar 1,95%. Inflasi tahunan April 2025 lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, namun lebih rendah dibandingkan April 2024.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wakil Ketua Komisi VI DPR Menyatakan Stok BBM Aman karena Indonesia Punya Sumber Minyak Baru
-
Mulai Sistem Jatah Hingga Pengurangan Hari Kerja, Negara-negara Asia Tempuh Langkah Darurat Hadapi Kenaikan Harga Minyak karena Perang Iran
-
Kawasan Transmigrasi Disisir Ulang, Kementrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot untuk Riset Ekonomi
-
Sambut Libur Lebaran, Promosi Wisata Digencarkan: Barito Utara Angkat Pesona Air Terjun Jantur Doyam
-
Mendagri Serukan Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Inflasi
-
Instruksi Langsung Presiden Prabowo: Bekasi Raya Segera 'Sulap' Sampah Jadi Listrik Mulai Maret
-
Inflasi 3,48 Persen Masuk Target, Kemendagri Soroti Harga Pangan Belum Stabil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.