Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bali Waspada! OJK Latih Para Kepala Desa Tangkal Modus Kejahatan Keuangan

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bali Waspada! OJK Latih Para Kepala Desa Tangkal Modus Kejahatan Keuangan Doc: ANTARA/OJK Bali
Ket. OJK mengadakan edukasi keuangan kepada para kepala desa di Denpasar, Bali, Kamis (1/5/2025).

DENPASAR - Kejahatan keuangan memiliki dampak yang luas, termasuk kerugian finansial bagi individu, bisnis, dan ekonomi secara keseluruhan. Selain itu, kejahatan keuangan juga dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan dan mendorong kegiatan kriminal lainnya, seperti terorisme dan perdagangan narkoba. 

Kejahatan ini dapat dilakukan oleh individu, bisnis, atau lembaga keuangan, dan dapat bervariasi dari penipuan skala kecil hingga penipuan berskala besar. Contoh Kejahatan Keuangan meliputi penipuan (fraud); pencucian uang (money laundering); penipuan investasi; penipuan asuransi; penyuapan dan korupsi; perdagangan orang dalam (insider trading); penghindaran pajak; pendanaan teroris; penipuan kartu kredit; dan pencurian identitas.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali membekali perbekel atau kepala desa di beberapa wilayah di Pulau Dewata untuk mewaspadai kejahatan keuangan yang marak menggunakan beragam modus operasi termasuk melalui daring.

“Edukasi keuangan itu penting mengingat perbekel memiliki peran meningkatkan wawasan dan pemberdayaan masyarakat di desanya,” kata Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) OJK Provinsi Bali Ni Made Novi Susilowati di Denpasar, Kamis (1/5).

Ratusan perbekel dari tiga wilayah di Bali Selatan yakni Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Gianyar itu mendapatkan edukasi keuangan mencakup pengelolaan keuangan hingga mewaspadai penipuan keuangan secara daring.

Ia menjelaskan, edukasi itu diberikan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Untuk itu, regulator jasa keuangan itu menghadirkan sejumlah narasumber salah satunya Kepala Unit I Sub Direktorat III Direktorat Reserse Siber Polda Bali Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Made Martadi Putra.

Martadi Putra mewanti-wanti masyarakat untuk tidak menampilkan atau memberikan data pribadi di media sosial, tidak mudah percaya, tidak asal klik dan mengunduh aplikasi, serta selalu membarui atau mengganti kata kunci (password) secara berkala dan memiliki cadangan data pribadi.

Ia menjelaskan berbagai modus kejahatan keuangan ilegal yang marak terjadi di antaranya seperti penipuan online/daring seperti phishing dan scam, memanipulasi psikologis untuk mendapatkan data pribadi (social engineering), pencurian data pribadi (sniffing), dan transfer pencucian uang (money mule).

Kemudian pemerasan melalui telepon berbasis video (video call), hadiah (giveaway) palsu, penipuan segitiga penjual pembeli kendaraan, bukti transfer menggunakan kecerdasan buatan (AI), rumah kos, serta penipuan kerja paruh waktu.

OJK mengharapkan literasi keuangan itu dapat mendukung ekosistem industri jasa keuangan yang inklusif, inovatif dan berkelanjutan serta meningkatkan inklusi dan literasi masyarakat.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2024, indeks literasi dan inklusi keuangan syariah secara nasional masing-masing sebesar 39,11 persen dan 12,88 persen.

Menurut OJK, capaian itu masih jauh lebih rendah dari indeks literasi dan inklusi keuangan konvensional yaitu masing-masing mencapai 65,08 persen dan 73,55 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Luar Negeri
Presiden Trump Klaim Aliran...

Bulu Tangkis Akan Gim di Angka 15, Apakah Masih Menarik?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bulu Tangkis Akan Gim di An...
Olahraga
Mikel Arteta Perpanjang Kon...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.