• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tommy Teja Paparkan Tips C...

Tommy Teja Paparkan Tips Ciptakan Produktivitas dengan Ponsel AI

Minggu, 27 Apr 2025, 18:35 WIB

JAKARTA - Galaxy AI diklaim telah menjadi salah satu teknologi revolusioner yang sangat bermanfaat bagi pengguna smartphone Galaxy saat ini. Keandalannya pada perangkat Galaxy S25 Series terbaru disebut benar-benar memukau dan dirasakan langsung oleh konsumen hingga diakui oleh komunitas pengguna AI.

Fitur yang dihadirkan dapat memudahkan keseharian, adaptif, dan bisa dimanfaatkan untuk menjadi tools yang esensial di era digital saat ini. Seperti pengakuan dari Tommy Teja, seorang AI Expert sekaligus founder dari AICO Community.

Ket. Foto: Tommy Teja Tengah memaparkan cara cerdas memanfaatkan fitur AI di Galaxy S25 Series untuk bantu aktivitas harian jadi lebih praktis, personal, dan produktif — Sumber: Samsung

Ia menilai jika pengembangan terbaru dari Galaxy AI yang ada pada Galaxy S25 Series ini benar-benar memberi pengalaman yang terintegrasi bagi seluruh pengguna di Indonesia. Menjadikannya teknologi yang mampu memahami kebiasaan pengguna, mengurangi beban kognitif, serta memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi, sehingga Galaxy AI bisa menjadi asisten digital yang intuitif untuk keseharian.

 “Buat saya, Galaxy AI di Galaxy S25 Series bukan sekadar fitur tambahan, tapi benar-benar jadi partner digital yang intuitif bahkan lebih jauh lagi bisa jadi teman untuk brainstorming berbagai hal. Dengan begitu, saya bisa lebih fokus ke hal-hal yang penting tanpa harus terbebani tugas-tugas teknis,” ujar dia melalui keterangan tertulis pada hari Kamis (24/4).

“Yang paling terasa, Galaxy AI ini nggak cuma pintar merespons, tapi juga bisa memahami konteks dan kebutuhan saya secara personal. Mulai dari bikin konten, menyusun jadwal, sampai ngobrol langsung lewat Gemini Live, semuanya jadi seamless banget. Apalagi yang saya suka banget kemarin baru ada update untuk Gemini Live yang memungkinkan untuk berinteraksi dengan AI melalui visual secara real-time,” tambahnya.

Lalu, kira-kira bagaimana Tommy Teja dan AICO memanfaatkan Galaxy AI di Galaxy S25 Series untuk jadi fitur yang esensial buat kesehariannya? Ini dia beberapa tipsnya!

Pertama Maksimalkan setiap fungsi AI yang makin adaptif, terintegrasi dan permudah tugas-tugas harian.

Galaxy AI di Galaxy S25 Series saat ini telah berhasil menjadi true AI companion bagi pengguna dengan bisa memahami setiap kebutuhan dan aktivitas yang dilakukan dengan lebih maksimal. Kemampuan AI untuk memproses setiap aktivitas digital yang dilakukan oleh konsumen membuatnya menjadi machine learning yang lebih sempurna sehingga bisa memahami konteks dan pola penggunaan.

 Untuk membuat Galaxy AI bisa semakin andal dalam mempelajari kebiasaan digital yang dilakukan, kamu bisa mengaktifkan personal data intelligence yang ada di Galaxy S25 Series. Caranya sederhana, cukup masuk ke Settings > lalu pilih Security and privacy > Klik More privacy settings > Terakhir tinggal nyalakan Personal data intelligence yang ada di pengaturan tersebut. 

Menurut Tommy Teja, fungsi AI tersebut dapat dimaksimalkan untuk kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan menggunakan fitur Now Brief dengan lebih kompleks, mengingat terdapat 13 konten atau aplikasi yang dapat dimasukkan ke dalam fitur Now Brief. Dengan begitu, tidak hanya mendapat reminder saja tetapi juga bisa merasakan pengalaman memiliki asisten pribadi. Salah satu contohnya, kamu bisa memanfaatkan Now Brief untuk menjadi pengingat keuangan yang pastinya akan dapat membantu dalam mengelola cashflow dengan rapi dan baik.

 “Caranya manfaatin fitur ini mudah dan menarik banget. Salah satunya saya suka memasukkan daftar tagihan yang akan jatuh tempo, batas pengeluaran, ataupun berbagai penawaran khusus yang ada di toko favorit ke dalam kalender. Nantinya saat saya membuka Morning Brief di hari yang tertera, maka akan ada insights dan juga reminder mengenai pengingat keuangan yang sudah saya sematkan tersebut,” ucap Tommy. 

 Kedua Eksplorasi prompt untuk minta AI lakukan hal yang luar biasa.

Tidak kalah penting, menurut Tommy Teja kemampuan dan kreatifitas dalam mengeksplorasi prompt untuk mendapatkan hasil yang sesuai menjadi sangat penting untuk menjadikan Galaxy AI true AI companion yang sangat esensial di keseharian.

Apalagi saat ini sudah semakin banyak fitur di Galaxy AI yang memungkinkan memberikan prompt untuk mendapatkan hasil, misal seperti fitur Gemini dan Gemini Live, kemudian terdapat juga fitur Sketch to Image yang dapat melakukan text-to-image.

Tips dari Tommy saat ingin memberikan prompt harus menggunakan kalimat deskripsi yang spesifik dan detail sehingga hasilnya akan semakin akurat. Kemudian, hindari juga penggunaan kata-kata yang terlalu umum atau ambigu karena AI bekerja dengan pola data.

Misal kalimat yang kurang efektif: “Buat gambar taman yang indah.” Daripada seperti itu, dapat menggunakan kalimat berikut “Buat ilustrasi taman tropis dengan banyak pohon kelapa, kolam kecil, dan jalur setapak dari batu alam.”

Pengguna juga bisa memberi konteks atau latar belakang informasi untuk tugas tersebut agar AI memahami kebutuhan kamu dengan lebih baik. Misal saat meminta AI untuk membuatkan caption konten yang akan di share ke media sosial, bisa menambah informasi mengenai konten tersebut tentang apa, lalu caption seperti apa yang biasa kamu bagikan ke dalam media sosial.

Terakhir, Tommy juga menjelaskan pengguna bisa menghindari prompt yang menggunakan kata-kata negatif atau larangan. Daripada memberitahu AI apa yang tidak boleh dilakukan, lebih baik pengguna memberi tahu apa yang diinginkan.

 Ketiga experience ngobrol bareng AI buat permudah berbagai aktivitas harian.

Pelengkap utama yang menjadikan pengalaman menggunakan AI di Galaxy S25 Series berbeda ialah kemampuan Multimodal yang beragam. Pengguna dapat berinteraksi dengan AI tidak hanya terbatas pada teks saja, tetapi dapat melalui gambar, suara, ataupun video sehingga membangun makna yang lebih kaya dan efektif sesuai kebutuhan dan situasi yang berbeda-beda.

 Saat menggunakan Gemini Live misalnya, dapat memberikan prompt melalui audio dan berbincang langsung dengan AI tersebut untuk mendalami hal yang ingin diketahui. Jika ada informasi ataupun video dari kanal YouTube yang ingin dipelajari pun dapat meng-attach kebutuhan tersebut ke dalam Gemini untuk kemudian didiskusikan.

“Menariknya, kita dapat mengganti suara AI yang akan mengobrol bersama kita,” ucapnya.

Caranya sebagai berikut: masuk ke Gemini. Klik akun kamu di pojok kanan atas. Klik Settings. Masuk ke Gemini’s voice. Cari jenis suara yang sesuai keinginan.

Sejak 7 April 2025 kemarin, pengguna Galaxy S25 Series sudah dapat merasakan menggunakan update dari Gemini Live yang semakin intuitif. Kini pengguna bisa berinteraksi secara langsung dengan memberikan visual secara jelas ke AI.

Cukup dengan mengarahkan kamera, dan ajukan pertanyaan secara real-time. Ini bukan lagi sekadar input teks atau suara; tapi pengguna bisa berdialog secara natural seperti berbicara dengan teman yang melihat apa yang dilihat. Jadinya AI juga akan secara langsung bisa melihat apa yang ada di hadapan untuk kemudian bisa berdiskusi secara langsung.

 Di lain sisi, experience ngobrol dengan AI tersebut bukan cuma tersemat di fitur Gemini saja. Beberapa fitur seperti Browsing Assist kini juga memungkinkan pengalaman multimodal tersebut. Kini summary dari artikel yang dibaca di internet tidak hanya disajikan melalui text saja.

“Kamu bisa meminta Galaxy AI untuk membacakan summary tersebut dengan mengklik menu Read Highlights Aloud. Pengalaman ini menjadi sangat seamless karena kamu bisa mengetahui berbagai informasi di berbagai kondisi termasuk saat tidak dapat memegang smartphone alias hands-free,” kata Tommy.

  • Samsung Galaxy S25 Series
  • kecerdasan artifisial (AI)
  • Tommy Teja

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.