- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Umumkan Serangan Bar...
Trump Umumkan Serangan Baru ke Kapal Narkoba, Tiga Orang Tewas
Sabtu, 20 Sep 2025, 09:55 WIBWASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan militer AS telah menyerang kapal penyelundup narkoba lainnya di perairan internasional, menewaskan tiga orang.
Berbeda dengan serangan-serangan sebelumnya dalam beberapa minggu terakhir, Trump tidak mengatakan apakah serangan itu terjadi di lepas pantai Venezuela, tempat Angkatan Laut AS telah mengerahkan armada kecil untuk memerangi perdagangan narkoba.
Ia hanya mengatakan bahwa itu terjadi di wilayah tanggung jawab Komando Selatan AS, yang meliputi Amerika Tengah dan Selatan, serta Karibia.
Tanpa menyebutkan kapan serangan baru ini terjadi, Trump mengatakan di platform Truth Social miliknya bahwa intelijen AS telah mengonfirmasi bahwa kapal tersebut membawa narkotika "melalui jalur perdagangan narkotika yang diketahui akan meracuni warga Amerika."
Tulisan itu menyertakan video sebuah perahu cepat yang menjadi sasaran tembak sejumlah senjata, lalu meledak dan terbakar saat dihantam persenjataan.
"Serangan itu menewaskan tiga pria teroris narkotika di atas kapal, yang berada di perairan internasional. Tidak ada pasukan AS yang terluka dalam serangan ini," tulis Trump, Jumat (19/9).
Pengerahan militer AS -- delapan kapal perang dan satu kapal selam bertenaga nuklir ke Karibia selatan di lepas pantai Venezuela dan 10 jet tempur dikirim ke Puerto Riko di dekatnya -- telah dikecam luas di Amerika Latin, memicu ketakutan bahwa Amerika Serikat berencana menyerang Venezuela.
Hal ini juga memicu perdebatan mengenai legalitas pembunuhan tersebut, karena perdagangan narkoba sendiri bukanlah pelanggaran hukum yang dapat dihukum mati menurut hukum AS.
Washington juga belum memberikan perincian untuk mendukung klaimnya bahwa kapal yang menjadi sasaran sebenarnya telah menyelundupkan narkoba.
Presiden sayap kiri Venezuela Nicolas Maduro menuduh Amerika Serikat tengah berupaya melakukan perubahan rezim di negaranya dengan kedok operasi pemberantasan perdagangan narkoba.
Trump sebelumnya mengatakan Amerika Serikat telah "menjatuhkan" tiga kapal, dan menewaskan 14 orang sebagai bagian dari kampanyenya, tetapi pemerintahannya hanya merilis video dari dua serangan.
Belum jelas apakah serangan yang dilaporkan Trump pada hari Jumat merupakan serangan ketiga dari ketiga serangan tersebut atau serangan baru yang keempat.
Trump telah berupaya meningkatkan tekanan terhadap Maduro, yang tidak diakui oleh Amerika Serikat dan sebagian besar masyarakat internasional sebagai presiden sah Venezuela setelah dua kali pemilihan ulang yang dipertanyakan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Gebrakan Baru Donald Trump, Tuding Tiongkok Campur Tangan dalam Pemilu 2020
-
Nyesek! Sempat Kejar Dua Set, Timnas Voli Putra Indonesia Malah Kena Hajar Kamboja di Final!
-
F&B ID Nobatkan Tea-rista Terbaik Indonesia 2026 Lewat Chatime Tea-rista Competition
-
Harga Cabai Rawit Rp57.250/Kg, Telur Ayam Rp20.550/Kg Per Sabtu Pagi
-
Menko PMK Ajak Anak Berani Laporkan Kasus Kekerasan
-
Trump Izinkan Perusahaan Swasta AS Jalankan Serangan Siber terhadap Organisasi Kriminal Asing
-
Pemkot Tangerang Selatan Perkuat Layanan Kesehatan Ibu guna Tekan Kasus Stunting
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.