Lyon dan Strasbourg Menang, Montpellier Terdegradasi dari Ligue 1
Minggu, 27 Apr 2025, 09:18 WIBPARIS - Lyon dan Strasbourg sama-sama meraih kemenangan penting di pekan Ligue 1 Prancis Minggu (27/4) dini hari WIB, memperketat persaingan menuju tiket Liga Champions musim depan. Sementara itu, hasil imbang Monaco membuat Montpellier dipastikan terdegradasi ke Ligue 2.
Di Groupama Stadium, Lyon tampil dominan dengan membungkam Rennes 4-1. Empat gol tuan rumah dicetak oleh Malick Fofana, Corentin Tolisso, Alexandre Lacazette, dan Georges Mikautadze.
Fofana membuka keunggulan di menit ke-8 lewat sepakan keras kaki kanan yang menghantam mistar sebelum masuk ke gawang. Tolisso menggandakan keunggulan Lyon pada menit ke-25 dengan penyelesaian rapi, sebelum Lacazette memastikan keunggulan 3-0 enam menit sebelum turun minum.
Rennes sempat memperkecil ketertinggalan di menit ke-51 melalui Mohamed Meite yang memanfaatkan blunder umpan silang Lyon. Namun Mikautadze kembali memperlebar jarak di 15 menit terakhir, mengunci kemenangan Lyon yang kini naik ke peringkat keempat klasemen.
âKami berjanji perebutan tiket Liga Champions ini akan seru sampai akhir," tegas Lacazette, kapten Lyon, seusai pertandingan.
Saat ini, selisih hanya dua poin memisahkan peringkat kedua hingga ketujuh Ligue 1, menandakan betapa ketatnya persaingan menuju kompetisi elit Eropa tersebut.
Di laga lainnya, Strasbourg menjaga mimpi tampil di Eropa dengan menundukkan Saint-Etienne 3-1. Kemenangan ini membuat Strasbourg bertengger di posisi keenam, mengoleksi 54 poin, sama dengan Lyon.
Gol pembuka Strasbourg dicetak oleh Diego Moreira, sebelum Saint-Etienne sempat menyamakan kedudukan lewat Zuriko Davitashvili. Namun, Strasbourg mengunci tiga poin lewat gol-gol di babak kedua dari Emanuel Emegha dan Dilane Bakwa.
Pelatih muda Strasbourg, Liam Rosenior, mengumumkan dalam konferensi pers bahwa ia memperpanjang kontraknya hingga 2028 setelah menjalani musim debut yang gemilang.
Nasib buruk menimpa Montpellier. Klub yang pernah menjadi juara Ligue 1 pada 2012 ini dipastikan terdegradasi ke Ligue 2 setelah Le Havre menahan imbang Monaco 1-1.
Le Havre unggul lebih dulu lewat gol Ahmed Hassan di menit ke-22, namun Monaco menyamakan skor melalui Mika Biereth di babak kedua.
Dengan empat laga tersisa, Montpellier tertinggal 13 poin dari Le Havre yang menempati zona playoff degradasi. Montpellier baru mengumpulkan 15 poin dari 30 pertandingan, menjadikan musim ini sebagai salah satu musim terburuk dalam sejarah klub.
âKami mengucapkan terima kasih kepada fans setia atas dukungan mereka di musim yang sulit ini. Kami membutuhkan semangat Anda untuk musim depan," tulis Montpellier dalam pernyataan resmi di media sosial.
Hasil ini membawa Monaco naik ke posisi kedua klasemen dengan 55 poin. Namun, posisi tersebut masih bisa bergeser, karena Marseille berpeluang merebut kembali tempat kedua saat menjamu Brest pada hari Minggu, sementara Lille juga berpeluang melompat ke zona Eropa saat menghadapi Angers di laga pertama hari itu.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Tol Japek II Selatan Siap Dibuka Secara Fungsional
-
Jadwal Imsakiyah Tasikmalaya Hari Ini, Kamis 5 Maret 2026: Cek Waktu Subuh dan Buka Puasa 15 Ramadan
-
Junta Beri Amnesti 7.000 Orang Simpatisan Kelompok Teroris
-
Paris Saint-Germain Raih Gelar Ligue 1 Kelima Beruntun
-
Pemprov Kalteng Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 650 Ribu Warga
-
Harga dan Stok Pangan di DIY Menjelang Ramadhan dan Lebaran 2026
-
Gubernur Pramono Yakini Harga Cabai di Jakarta Kembali Normal dalam Dua Pekan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.