Jenderal Russia Tewas dalam Ledakan Bom Mobil di Moskow
📅 Jumat, 25 Apr 2025, 21:57 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKremlin menerbitkan video pendek yang memperlihatkan Putin dan Witkoff berjabat tangan dan bertukar basa-basi di Kremlin sebelum duduk di sisi berlawanan dari meja oval putih untuk memulai pertemuan mereka di balik pintu tertutup. Putin diapit dalam pertemuan dengan Witkoff, yang tidak memiliki kredensial diplomatik formal, oleh penasihat senior kebijakan luar negerinya, Yuri Ushakov, dan utusan investasi Kirill Dmitriev. Beberapa jam kemudian, mobil Witkoff terlihat meninggalkan Kremlin.
Trump telah mengungkit kunjungan Witkoff – yang keempat kalinya ke Rusia dalam beberapa bulan terakhir – dengan mengklaim bahwa kesepakatan damai sudah di ambang pintu. “Beberapa hari ke depan akan menjadi sangat penting. Pertemuan sedang berlangsung sekarang,” kata Trump kepada wartawan pada hari Kamis. “Saya pikir kita akan mencapai kesepakatan … Saya pikir kita sudah sangat dekat.”
Sehari kemudian, Trump mengakui bahwa perundingan perdamaian itu “sangat rapuh” dan mengatakan bahwa ia tidak memiliki batas waktu kapan perdamaian akan tercapai.
Dalam wawancara dengan majalah Time yang diterbitkan pada hari Jumat , Trump juga mengatakan bahwa "Krimea akan tetap bersama Rusia", contoh terbaru dari pemimpin AS yang menekan Ukraina untuk membuat konsesi guna mengakhiri perang saat negara itu masih dikepung. Selama wawancara, Trump berpose di samping potret dirinya yang dilaporkan diberikan kepadanya oleh Putin, sebuah anggukan simbolis terhadap hubungan hangat antara kedua pemimpin yang telah membuat Ukraina dan sebagian besar Eropa gelisah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembunuhan terbaru yang diduga dilakukan Ukraina jauh di dalam wilayah Rusia kemungkinan besar tidak akan diterima dengan baik oleh pemerintahan Trump yang sangat ingin menunjukkan kemajuan nyata dalam perdamaian sebelum hari ke-100 Trump menjabat minggu depan.
Meskipun Putin menolak menyetujui gencatan senjata dan melanjutkan serangan rudal terhadap Ukraina, presiden AS telah mengkritik Volodymyr Zelenskyy berulang kali atas terhentinya perundingan damai, sembari mengambil nada yang lebih hati-hati terhadap pemimpin Rusia tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!