Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hari Kedua Paus Disemayamkan, Ribuan Orang Diperkirakan Kembali Padati Basilika Santo Petrus

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 09:45 WIB | Oleh:
Hari Kedua Paus Disemayamkan, Ribuan Orang Diperkirakan Kembali Padati Basilika Santo Petrus   Doc: Al Jazeera/Getty
Ket. Jenazah Paus Fransiskus saat dipindahkan ke basilika di Lapangan Santo Petrus pada tanggal 23 April 2025 di Kota Vatikan, Vatikan

VATICAN CITY - Kerumunan besar orang diperkirakan akan memadati Basilika Santo Petrus pada hari Kamis (24/4) untuk melihat jenazah Paus Fransiskus pada hari kedua penghormatan publik menjelang pemakaman pemimpin Katolik tersebut pada akhir pekan.

Vatikan mengatakan, hampir 20.000 orang melewati peti jenazah Argentina yang terbuka dan bergaris merah dalam beberapa jam pertama saat disemayamkan pada hari Rabu. Diperkirakan akan ada lebih banyak lagi orang yang datang menjelang pemakaman hari Sabtu.

Italia sedang mempersiapkan operasi keamanan besar-besaran untuk pemakaman di depan Basilika Santo Petrus, para pemimpin dunia termasuk Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan bergabung dengan ratusan ribu pelayat.

Paus Fransiskus wafat pada hari Senin (21/4) setelah 12 tahun menjadi kepala 1,4 miliar umat Katolik di dunia, di mana selama waktu itu ia mengukir namanya sebagai Paus bagi kaum terpinggirkan.

Para pelayat mengantre hingga empat jam pada hari Rabu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Fransiskus, yang mengenakan jubah kepausannya - kasula merah, mitra putih, dan sepatu hitam - dengan rosario yang diikatkan di antara jari-jarinya.

Namun demikian besarnya permintaan membuat setiap pelayat diantar melewati peti jenazah dalam hitungan detik, banyak yang tergesa-gesa mengabadikan momen tersebut melalui telepon pintar mereka.

Pesepakbola Argentina Federico Rueda (46) mengatakan meski terburu-buru, ia tidak akan melewatkan kesempatan itu.

"Ada baiknya kita melewatkan tempat-tempat lain untuk mengucapkan selamat tinggal kepada seorang Argentina: seorang Paus yang sangat terhormat," katanya sambil berdiri dengan bangga mengenakan kaus tim nasional sepak bola Argentina, juara dunia saat ini.

Warga Meksiko Leobardo Guevara, berusia 24 tahun dan berbalut bendera negaranya, mengatakan ia merasakan "perasaan damai" saat berjalan melewati jenazah Paus pertama dari Amerika.

Operasi Keamanan

Fransiskus, seorang reformis energik yang mengambil alih pada tahun 2013, meninggal pada hari Senin pada usia 88 tahun setelah menderita stroke.

Kematiannya di kediamannya di Casa Santa Marta di Vatikan kurang dari sebulan setelah ia keluar dari rumah sakit setelah dirawat selama lima minggu karena pneumonia ganda.

Peti jenazah Fransiskus awalnya dipajang untuk pejabat Vatikan dan pendeta di kapel Santa Marta, sebelum dipindahkan ke Basilika Santo Petrus pada hari Rabu dalam sebuah prosesi yang melibatkan para kardinal, pendeta, dan Garda Swiss.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni termasuk di antara mereka yang memberikan penghormatan pada hari Rabu, dan sejumlah pemimpin dunia dan pejabat tinggi akan menghadiri pemakaman tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.