Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantul Gunakan Dana BTT untuk Perbaiki Fasilitas Rusak Akibat Banjir

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 10:34 WIB | Oleh:
Bantul Gunakan Dana BTT untuk Perbaiki Fasilitas Rusak Akibat Banjir Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, tidak menyebutkan berapa pos anggaran yang akan dimanfaatkan untuk perbaikan fasilitas dan sarana yang rusak karena kejadian tersebut, namun diupayakan mencukupi untuk perbaikan yang mendesak dilakukan.

Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta memanfaatkan anggaran dari pos belanja tak terduga (BTT) untuk melakukan perbaikan fasilitas dan sarana yang rusak karena dampak banjir akibat cuaca ekstrem akhir Maret 2025.

"Kita sudah melakukan perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan memanfaatkan BTT untuk mengatasi fasilitas yang rusak karena banjir," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Kamis.

Bupati tidak menyebutkan berapa pos anggaran yang akan dimanfaatkan untuk perbaikan fasilitas dan sarana yang rusak karena kejadian tersebut, namun diupayakan mencukupi untuk perbaikan yang mendesak dilakukan.

Upaya perbaikan fasilitas dan sarana yang rusak akan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang sebelumnya sudah melakukan pendataan.

"Perbaikan tahun ini harus tahun ini selesai, beberapa diantaranya adalah jembatan di Bawuran Pleret, dan beberapa tebing longsor yang lain yang datanya ada di Dinas PUPKP," katanya.

Berdasarkan data BPBD Bantul, cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Bantul pada 28 Maret mengakibatkan banjir genangan air di 26 lokasi, satu jembatan ambrol dan 23 kejadian gerakan tanah atau longsor.

Komandan Pusdalops BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah menyebut dampak cuaca ekstrem tersebut tersebar di 24 kelurahan yang ada di 12 kecamatan, dengan dampak terbanyak di wilayah Imogiri sebanyak 22 titik tersebar di enam kelurahan, terbanyak di Wukirsari ada 14 titik.

"Sedangkan objek yang terdampak cuaca ekstrem, yaitu rumah enam titik, bangket satu titik, akses jalan lima titik, talud tiga titik, fasilitas pendidikan ada empat titik, jembatan ambrol satu titik, dan pemukiman 21 titik," katanya.

Menurut dia, tidak dilaporkan ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman dari rumah yang terkena genangan banjir saat itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

15 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.