Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satpol PP Bantul Tegur Peternak Babi di Plumutan, Minta Kegiatan Dihentikan

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 10:08 WIB | Oleh:
Satpol PP Bantul Tegur Peternak Babi di Plumutan, Minta Kegiatan Dihentikan Doc: Antara Foto
Ket. Satpol PP Bantul juga mengimbau warga Plumutan Mulyodadi yang selama ini mengeluhkan keberadaan peternakan babi agar bersikap tenang, karena pemerintah sudah mengambil sikap agar persoalan tidak semakin berkepanjangan

Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta peternak babi di wilayah Pedukuhan Plumutan, Kelurahan Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro menghentikan kegiatan peternakan babinya agar tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayubroto di Bantul, Selasa, mengatakan, Satpol PP atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul sudah bersikap tegas berkaitan dengan keberadaan peternakan babi di wilayah Pedukuhan Plumutan.

"Bahwa kami pemerintah tidak tinggal diam, Pemerintah Kabupaten Bantul sudah bersikap tegas untuk meminta kepada peternak babi Pak Nindarto untuk menghentikan kegiatan peternakan babi di wilayah Plumutan," katanya.

Menurut dia, instansi pemerintah ini sudah menerbitkan dan melayangkan surat perintah penghentian peternakan babi di wilayah Plumutan, kemudian pihak peternak sudah merespons dan beritikad baik untuk melakukan pengurangan jumlah babi.

"Kami juga menyampaikan terima kasih Pak Nindarto yang sudah bersikap kooperatif, sudah melaksanakan perintah dari kami untuk berupaya melakukan pengurangan babinya, yang sekarang ini tinggal tujuh ekor," katanya.

Sebelumnya, jumlah ternak nabi di peternakan tersebut kurang lebih 150 ekor, yang kemudian didemo warga yang mengeluhkan keberadaan limbah maupun bau yang muncul dari kegiatan peternakan tersebut.

"Artinya Pak Nindarto sudah melaksanakan perintah dari Pemerintah Kabupaten Bantul, oleh karena itu kepada warga masyarakat kami mohon semuanya untuk bisa 'colling down'," katanya.

Satpol PP Bantul juga mengimbau warga Plumutan Mulyodadi yang selama ini mengeluhkan keberadaan peternakan babi agar bersikap tenang, karena pemerintah sudah mengambil sikap agar persoalan tidak semakin berkepanjangan.

"Masyarakat semuanya untuk bisa memahami, untuk bisa bersikap yang tidak provokatif, yang justru nanti akan membuat permasalahan ini menjadi rumit," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Percepatan Program Irigasi ...
Olahraga
Laga Uji Coba:  Swedia Dipa...
Olahraga
Liverpool Resmi Tunjuk Ando...
Olahraga
Jacob Roulstone Gantikan Ma...

Musim Panas Waspada Api, Kebakaran Nagan Raya Terus Meluas

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Musim Panas Waspada Api, Ke...

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.