Trump Hujani Kritik Ketua The Fed, Serang Independensi Bank Sentral

Minggu, 20 Apr 2025, 15:35 WIB

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melancarkan kritik tajam terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menyebut bahwa pemecatannya tidak bisa datang cukup cepat.

Kritik ini disampaikan Trump melalui unggahan media sosial, dengan nada sinis dan ejekan yang menjuluki Powell sebagai terlambat, merujuk pada apa yang ia anggap sebagai keterlambatan dalam memangkas suku bunga.

Ket. Foto: — Sumber: Getty Images

Komentar panas ini muncul seiring dengan langkah agresif Bank Sentral Eropa (ECB) yang kembali memangkas suku bunga di zona euro yang ke-7 kalinya dalam setahun turun ke level 2,25 persen untuk menopang ekonomi yang melambat akibat kebijakan tarif Trump. Sementara itu, Bank of England diperkirakan akan mengikuti jejak serupa bulan depan.

Di sisi lain, The Fed memang telah memangkas suku bunga dari kisaran 5,25–5,5 persen menjadi 4,25–4,5 persen tahun lalu, namun hingga kini menolak pemotongan lebih lanjut meski ada tekanan berulang dari Trump. Dalam pidatonya di Chicago, Powell memperingatkan bahwa kebijakan perang dagang yang digagas Trump justru dapat menyebabkan inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat di Amerika Serikat.

Meski mengakui bahwa situasi global penuh ketidakpastian, Powell menegaskan bahwa bank sentral perlu menunggu kejelasan lebih lanjut sebelum mengambil tindakan pemangkasan suku bunga tambahan. Ia juga menekankan pentingnya independensi The Fed, yang menurutnya dipahami dan didukung secara luas di Washington dan di Kongres.

Namun, pernyataan Powell itu justru memicu amarah Trump, yang menganggap pidato tersebut sebagai kekacauan total yang lain dan biasa. Ia kembali menuduh Powell selalu terlambat dan salah, dan menyalahkan ketidakmauan The Fed untuk segera memangkas suku bunga seperti yang dilakukan oleh ECB.

“'Terlambat' seharusnya sudah menurunkan suku bunga sejak lama, tapi dia seharusnya menurunkannya sekarang juga,” tulis Trump, sebelum menegaskan bahwa pemecatannya tidak akan terjadi cukup cepat.

Diketahui, Powell pertama kali diangkat menjadi Ketua The Fed pada tahun 2018 oleh Trump sendiri, namun masa jabatannya diperpanjang oleh Presiden Joe Biden pada 2022, dan kini akan berlangsung hingga Mei 2026. Tidak jelas apakah Trump berniat memberhentikannya jika kembali berkuasa, namun hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang campur tangan politik terhadap independensi Federal Reserve.

Reaksi pun datang dari pihak oposisi. Chuck Schumer, pemimpin mayoritas Senat dari Partai Demokrat, mengecam komentar Trump, menyatakan bahwa bank sentral yang independen sangat penting bagi perekonomian yang sehat sesuatu yang telah dibuktikan Trump bukanlah prioritas baginya.

Sementara itu, ECB dalam pernyataannya menjelaskan alasan pemangkasan suku bunga, menyebut bahwa prospek pertumbuhan memburuk karena meningkatnya ketegangan perdagangan. Lembaga tersebut menambahkan bahwa ketidakpastian yang terus meningkat dapat mengurangi kepercayaan di kalangan rumah tangga dan perusahaan, serta berdampak buruk pada kondisi pembiayaan.

Ketegangan ini menunjukkan pertempuran wacana antara pendekatan fiskal Trump dan kebijakan moneter The Fed, serta menyoroti betapa rapuhnya batas antara kebijakan ekonomi dan kepentingan politik dalam tahun-tahun krusial menjelang pemilu AS mendatang.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.