• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Berisiko! Ini 5 Herbal yan...

Berisiko! Ini 5 Herbal yang Tidak Boleh Dicampur dengan Kopi

Minggu, 20 Apr 2025, 11:56 WIB

JAKARTA - Kamu mungkin sudah terbiasa mengonsumsi kopi setiap hari, bahkan mengkombinasikannya dengan berbagai herbal alami. Namun, tahukah kamu bahwa tidak semua herbal aman dicampur dengan kopi? Beberapa kombinasi justru bisa menimbulkan efek samping serius bagi kesehatan.

Dikutip dari situs pafipckotabangkalan.org berikut herbal-herbal yang tidak boleh dicampur dengan kopi.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

1. Ginseng

Ginseng, dikenal sebagai adaptogen alami, sering digunakan untuk meningkatkan energi dan konsentrasi. Tapi ketika dicampur dengan kopi, yang juga memiliki efek stimulan, tubuhmu bisa mengalami overstimulasi.

Penelitian dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa kombinasi ginseng dan kafein dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan detak jantung tidak teratur. Kombinasi ini sebaiknya dihindari terutama bagi penderita hipertensi atau gangguan jantung.

2. Daun Sambiloto

Sambiloto (Andrographis paniculata) memiliki rasa sangat pahit dan sering digunakan sebagai imunomodulator. Meskipun manfaatnya besar, mencampurkannya dengan kopi bukanlah ide yang baik.

Studi dari Universitas Airlangga menyebutkan bahwa kandungan zat aktif dalam sambiloto bisa mengganggu metabolisme kafein, memperpanjang efeknya dalam tubuh, serta meningkatkan risiko gangguan pencernaan seperti mual atau diare.

3. Temulawak

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) dikenal membantu fungsi hati dan pencernaan. Namun, jika dicampur dengan kopi, kamu bisa mengalami kontradiksi efek. Kafein cenderung mempercepat kerja sistem saraf, sementara temulawak bekerja memperlambat pergerakan usus. Ini bisa mengganggu proses detoksifikasi alami tubuhmu.

Berdasarkan penelitian di Universitas Padjadjaran, campuran ini juga bisa memengaruhi efektivitas enzim hati dalam mengurai racun.

4. Pegagan

Pegagan (Centella asiatica) sering digunakan untuk meningkatkan daya ingat dan mempercepat penyembuhan luka. Tapi ketika dicampur dengan kopi, efek penenang dari pegagan bisa berbenturan dengan efek stimulan kopi. Hal ini bisa menyebabkan gangguan tidur dan kecemasan ringan, sebagaimana disebut dalam riset oleh Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Kamu sebaiknya mengonsumsi pegagan secara terpisah dari kopi, dengan jeda minimal dua jam.

5. Kayu Manis

Kayu manis memang sering dipakai sebagai tambahan rasa dalam kopi. Namun, bila digunakan dalam jumlah berlebihan atau dicampur dengan herbal lain, efeknya bisa menjadi tidak menyenangkan. Kayu manis mengandung kumarin yang jika bereaksi dengan kafein dapat menyebabkan iritasi lambung.

Riset dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mencatat bahwa konsumsi kumarin tinggi bersamaan dengan kafein bisa memicu peradangan ringan pada lambung.

Kesimpulan, Bijaklah Memilih Kombinasi Herbal

Kamu tentu ingin mendapatkan manfaat maksimal dari kopi maupun herbal. Tapi, seperti yang sudah dijelaskan, beberapa kombinasi dapat membawa efek buruk, terutama jika dikonsumsi tanpa pemahaman yang memadai. Untuk amannya, konsumsi herbal dan kopi secara terpisah dan selalu konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter terlebih dahulu.

Memahami interaksi antara herbal dan kopi sangat penting dalam menjaga kesehatanmu, terlebih jika kamu rutin mengonsumsinya. Ingat, alami bukan berarti selalu aman, dan kombinasi yang tidak tepat justru bisa membahayakan tubuh.

 (IKN)

  • Kopi
  • herbal
  • Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)
  • Kesehatan

Penulis: Tim Redaksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.