Menteri LH Sebut Pemerintah Serius Tangani Permasalahan Sampah
Jumat, 18 Apr 2025, 16:58 WIBSolo - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menyebut pemerintah serius menangani permasalahan sampah yang hingga saat ini masih menjadi isu dasar lingkungan. Â
"Upaya serius pemerintah di kabinet sekarang harus disampaikan ke seluruh masyarakat. Ada standing point posisi pemerintah dalam menangani isu dasar lingkungan yang belum selesai, salah satunya sampah," katanya di sela kunjungan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo, Jawa Tengah, Jumat (18/4).
Untuk sampah di Putri Cempo, dikatakannya, penyelesaiannya dengan mengubah sampah menjadi energi listrik.
"Dulu ada Perpres Nomor 35 Tahun 2018. Kemudian di dalam pelaksanaan semenjak perpres berjalan baru dua yang sudah operasional (Solo dan Surabaya). Palembang baru akan selesai konstruksi," katanya.Â
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.
Dalam peraturan yang ditandatangani pada 12 April 2018 lalu, salah satu poinnya mengamanatkan kepada beberapa pemerintah daerah yaitu Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, Makassar, Denpasar, Palembang dan Manado untuk mempercepat pembangunan instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik.Â
"Sembilan masih struggle, presiden minta ada akselerasi, tunggu Perpres dulu," katanya.
Ia mengatakan presiden ingin masalah sampah cepat selesai, di antaranya di daerah yang timbunan sampah hariannya mencapai 1.000 ton, termasuk di Kota Surakarta.
"Harapannya di Solo wali kota segera menyelesaikan masalah sampai ke hulu dengan berbagai macam skema. Kami ingin langsung melihat permasalahan di energi melalui gasifikasi di Putri Cempo," katanya.
Ia juga meminta agar Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyampaikan masalah utama soal Putri Cempo agar pemerintah pusat segera membuat kebijakan.
"Tidak sederhana mengoperasikan ini, ada gap biaya operasional dan kompensasi harga listrik yang belum ekonomis. Kami dengan seluruh jajaran ingin permasalahan sampah selesai melalui berbagai upaya," katanya.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Rupiah Hari Ini Melemah, Terseret Geopolitik! Ancaman Blokade Selat Hormuz oleh AS Bikin Pasar Panik
-
Diskusi dengan Gus Yusuf, Gubernur Jateng Soroti Strategi Atasi Kemiskinan
-
Pasar Modal RI Salurkan Bantuan Pembangunan Jembatan Cikotak di Banten
-
Akhiri TPA Open Dumping, Tuntaskan Kedaruratan Sampah
-
Alat Berat akan Dikerahkan untuk Membersihkan Sampah di Muara Angke
-
Hanya 70 Menit, Carlos Alcaraz Mengamuk di Monte-Carlo, Sebastian Baez Jadi Korban Pertama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.