- Home
-
- Megapolitan
-
- Macet Parah, Pelindo Batas...
Macet Parah, Pelindo Batasi Jumlah Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok
Jumat, 18 Apr 2025, 17:45 WIBJAKARTA - Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono memutuskan untuk membatasi jumlah kontainer yang akan masuk dan keluar Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, untuk sementara, hingga kondisi kembali normal.
âUntuk sementara, kami memutuskan membatasi jumlah kontainer yang akan masuk dan keluar sampai dengan situasi normal,â ujar Arif, di Jakarta, Jumat (18/4).
Selain melakukan pembatasan jumlah kontainer, Pelindo juga menghentikan sementara operasi kapal.
Penghentian operasi kapal bertujuan agar terminal fokus melayani operasional lapangan.
âJika di terminal NPCT1 masih penuh maka diputuskan untuk digeser ke terminal lain,â kata Arif.
Ia menyampaikan bahwa penyebab utama dari kemacetan adalah meningkatnya jumlah kendaraan yang akan mengambil dan mengirim peti kemas.
Peningkatan terjadi khususnya di terminal New Priok Container Terminal One (NPCT1), yang biasanya hanya 2.500 truk, kini mencapai lebih dari 4.000 truk.
âHal ini disebabkan setelah Lebaran, juga hari libur panjang (Jumat),â katanya lagi.
Arif juga memastikan tidak ada sistem error atau rusak di gerbang (gate) masuk kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, meski terjadi kemacetan panjang di luar kawasan itu.
Kondisi terkini, katanya lagi, arus kendaraan sudah mulai lancar.
âSejak kemarin kami pantau dan tadi pagi arus sudah mulai lancar,â kata dia.
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Martha Catur menyatakan penumpukan angkutan barang di dalam kawasan Pelabuhan Tanjung Priok menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso hingga ke Cilincing, Jakarta Utara.
Ia mengatakan penumpukan ini diduga terjadi karena Jumat (18/4) libur, sehingga Kamis ini menjadi hari terakhir pengangkutan dengan jumlah peti kemas yang diangkut cukup banyak.
"Ada 4.000 unit yang ada di kawasan ini dan ini jumlahnya di luar kapasitas," kata dia pula.
- Pelabuhan Tanjung Priok
- Kontainer
- Macet Parah
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Macet Priok, Boleh Saja Gubernur Minta Maaf, tapi Tidak Cukup
-
Hindari Kawasan Pelabuhan, Antrean Truk-truk Mengular Panjang
-
Inovasi Digital dan Layanan Jemput Pasien untuk Memperkuat Layanan Kesehatan di Jayapura
-
Sempat Dilarang, Ribuan Kontainer Udang dari Indonesia Kini Boleh Masuk AS
-
Pelindo Siapkan Akses Baru ke Tanjung Priok
-
Polisi Berikan Pendampingan Psikis bagi Korban Longsor Gunung Kuda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.