Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan 'Perang Kota', Mouly Surya Berbincang dengan Sejarawan

📅 Kamis, 17 Apr 2025, 00:05 WIB | Oleh:
Siapkan 'Perang Kota', Mouly Surya Berbincang dengan Sejarawan Doc: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Ket. Sutradara Mouly Surya menjawab mengunjungi Antara Heritage Center di Jakarta, Rabu (16/4).

JAKARTA - Sutradara Mouly Surya mengungkapkan bahwa persiapan pembuatan film "Perang Kota" mencakup sesi bincang-bincang dengan sejarawan untuk menggali informasi terkait latar cerita, yakni kehidupan di Jakarta pada tahun 1946.

"Sesi-sesi favoritku adalah ngobrol dengan sejarawan, karena yang ingin aku gali adalah lepas dari detail-detail, istilahnya cuma itu lebih praktik ya. Cuma yang membantu aku dalam penulisan skenario, penentuan judul, dan pembentukan karakter dan lain-lain," katanya di Jakarta, Rabu (16/4).

Saat mengunjungi Kantor Berita Antara untuk mempromosikan filmnya, Mouly mengemukakan bahwa berbincang-bincang dengan sejarawan membantunya menentukan perspektif dalam mengadopsi cerita dari novel "Jalan Tak Ada Ujung" karya Mochtar Lubis menjadi film.

Mouly juga berbincang-bincang dengan orang-orang yang menyaksikan kehidupan di Jakarta pada tahun 1946 dalam riset untuk menyiapkan skenario film.

"Ngobrol itu sih proses pemberian judul dan riset," kata Mouly, yang antara lain menyutradarai film "Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak."

Film "Perang Kota" akan ditayangkan di bioskop pada 30 April 2025.

Film yang dibuat dalam waktu 33 hari ini menggambarkan kehidupan di Jakarta di bawah pemerintahan kolonial, menampilkan potret individu dan negeri yang mendambakan kemerdekaan.

Proses syuting film "Perang Kota" dilakukan di Kota Semarang, Surabaya, Ambarawa, dan Yogyakarta.???????Pemerannya meliputi Chicco Jerikho, Ariel Tatum, dan Jerome Kurnia.

Sebelum menentukan pemeran, ???????Mouly melakukan pertemuan dengan beberapa aktor.

"Ngobrol ya, juga ngalor ngidul, ya kadang ngajak ngobrol enggak jelas aja, karena ending-nya kan kita tahu, karena jodoh-jodohan saja," katanya.

Dalam mengarahkan pemeran, Mouly memberikan keleluasaan kepada para aktor agar mampu mengembangkan karakter dari tokoh yang diperankan.

Sebagai sutradara, ia hanya berusaha merangsang para aktor agar bisa menampilkan adegan secara maksimal. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.