• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kenali Penyebab Sering Bua...

Kenali Penyebab Sering Buang Air Kecil, PAFI Berikan Solusi Pengobatan

Kamis, 17 Apr 2025, 14:25 WIB

JAKARTA - Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) pafikabupatenbatanghari.org aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyebab sering buang air kecil, serta rekomendasi obat yang bisa dikonsumsi bagi penderitanya. Mengingat seringnya buang air kecil menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh segala usia.

Pengeluaran urine dari kandung kemih adalah cara untuk mengeluarkan sisa metabolisme dari tubuh. Jumlah seseorang buang air kecil biasanya berbeda, tetapi buang air kecil yang terlalu sering dapat menjadi tanda kondisi medis tertentu seperti adanya infeksi saluran kemih.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik/jcomp

PAFI adalah salah satu organisasi kesehatan terbesar di Indonesia, yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan serta meningkatkan standar kefarmasian di Indonesia, baik dari sudut pandang akademis hingga praktik.

Organisasi kesehatan PAFI Apa saja faktor penyebab terjadinya sering buang air kecil?

Pada umumnya, infeksi saluran kemih adalah salah satu penyebab paling umum terjadinya sering buang air kecil. Infeksi bakteri pada saluran kemih dapat mengurangi kemampuan kandung kemih untuk menghentikan urine dari tubuh. Berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya sering buang air kecil yang perlu diperhatikan meliputi:

1. Adanya infeksi saluran kemih (ISK)

ISK adalah penyebab paling umum dari sering buang air kecil. Kondisi ini terjadi ketika bakteri menyerang saluran kemih, menyebabkan peradangan dan gangguan pada kandung kemih. Gejala lain dari ISK termasuk nyeri saat buang air kecil, urine berbau tidak sedap, dan perasaan tidak nyaman di perut bagian bawah.

2. Kandung kemih overaktif

Faktor selanjutnya adalah kandung kemih overaktif. Kondisi ini terjadi ketika kandung kemih berkontraksi secara berlebihan meskipun belum penuh oleh urine, sehingga Anda sering buang air kecil.Gejala lain termasuk keinginan mendadak untuk buang air kecil dan inkontinensia.

3. Adanya batu ginjal

Batu ginjal merupakan gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan peningkatan keinginan untuk buang air kecil karena tekanan pada saluran kemih. Gejala seseorang mengalami batu ginjal termasuk nyeri perut bagian bawah atau samping, muntah, dan demam.

4. Kondisi medis lainnya

Faktor terakhir yang menyebabkan sering buang air kecil adalah adanya kondisi medis lain seperti pembengkakan prostat. Pada sebagian pria, pembesaran prostat dapat menekan uretra dan menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat. Gejala lain termasuk kesulitan memulai buang air kecil, aliran urine yang lemah, dan nyeri saat buang air kecil.

Apa saja obat yang tepat untuk mengobati sering buang air kecil?

PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) telah melakukan penelitian lanjut mengenai penyebab utama dari sering buang air kecil. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala nyeri serta sering buang air kecil serta membantu mengelola kondisi tersebut meliputi:

1. Nephrolit

Nephrolit adalah termasuk obat herbal. Nephrolit dapat membantu meluruhkan batu urine dan mengurangi gejala anyang-anyangan. Dosis yang disarankan adalah 1 kapsul 4 kali sehari. Nephrolit dapat membantu mengurangi frekuensi buang air kecil dengan memperlancar aliran urine dan mengurangi peradangan di saluran kemih.

2. Batugin elixir

Batugin elixir adalah obat yang mengandung ekstrak daun tempuyung dan kejibeling, membantu meluruhkan batu urine. Dosis yang disarankan adalah 3-4 kali sehari. Batugin Elixir juga dapat membantu mengurangi gejala anyang-anyangan dengan memperlancar aliran urine dan mengurangi peradangan.

3. Urispas

Urispas adalah obat terakhir untuk mengatasi sering buang air kecil. Obat ini mengandung flavoxate, digunakan untuk mengatasi anyang-anyangan. Memerlukan resep dari apoteker. Urispas bekerja dengan mengurangi kontraksi otot kandung kemih yang berlebihan, sehingga mengurangi frekuensi buang air kecil.

Selain mengonsumsi obat-obatan, beberapa cara lain untuk mengurangi sering buang air kecil adalah mengatur pola makan lebih sehat serta rutin olahraga ringan setiap hari. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan rekomendasi obat serta dosis yang sesuai.

(IKN)

  • Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)

Penulis: Tim Redaksi

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.