- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tentara Nasionalis Baloch ...
Tentara Nasionalis Baloch Tembak Mati Delapan Migran Pakistan di Iran
Selasa, 15 Apr 2025, 05:55 WIBISLAMABAD â Pakistan baru-baru ini mendesak Iran untuk melakukan âinvestigasi menyeluruhâ setelah delapan pekerja migran Pakistan tewas selama akhir pekan di provinsi Sistan-Baluchestan, Iran, yang berbatasan dengan provinsi Balochistan di barat daya Pakistan.
Dari Al Jazeera, serangan itu terjadi pada hari Sabtu (12/4) di daerah Mehrestan, yang terletak sekitar 230 km (142 mil) dari perbatasan Pakistan, tempat penyerang tak dikenal menyerang sebuah bengkel.
Menurut laporan media Iran, kedelapan pekerja â yang berasal dari berbagai daerah di provinsi Punjab Pakistan dan bekerja sebagai mekanik â diikat dan ditembak mati.
Tentara Nasionalis Baloch (BNA), kelompok Baloch yang kurang dikenal yang mencari kemerdekaan dari Pakistan, telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Iran dan Pakistan dengan cepat mengutuk serangan tersebut, dengan duta besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, mengatakan âterorisme adalah ancaman umum di seluruh kawasanâ.
Utusan Pakistan di Teheran, Mudassir Tipu, mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan di X bahwa kedua negara sedang mengoordinasikan upaya untuk menyelidiki insiden tersebut.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Pakistan telah meminta tanggapan bersama terhadap para penyerang. "Pakistan mengutuk keras pembunuhan yang tidak manusiawi dan pengecut terhadap warga negaranya di Iran. Kami berharap kerja sama penuh dari pihak Iran dalam menyelidiki masalah ini dan dalam pemulangan jenazah korban yang tepat waktu," katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.
Namun para ahli mengatakan serangan mematikan itu hanya menggarisbawahi situasi keamanan yang tegang di sepanjang perbatasan bersama mereka â tempat kedua negara saling tembak-menembak rudal tahun lalu, saling menuduh satu sama lain melindungi kelompok bersenjata mematikan.
- Pakistan
- Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Bahlil Garansi Pertalite dan Solar Tidak Naik
-
CEO Danantara: Saham Perbankan RI Masih di Bawah Harga Wajar
-
Pemprov DKI Bakal Segel Gedung yang Abaikan Sertifikat Laik Fungsi
-
Pendapatan Tambang Anjlok, Pemprov NTB Mulai Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas
-
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Kalteng Gelontorkan 1.600 Ton Beras SPHP
-
Teknologi Avatar 3D Pemain Tayangan VAR Piala Dunia 2026 Lebih Akurat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.