BMKG Imbau Nelayan Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan Kalimantan
Selasa, 15 Apr 2025, 23:59 WIBPALANGKA RAYA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau nelayan dan masyarakat di sepanjang pesisir perairan selatan Kalimantan Tengah (Kalteng) mewaspadai potensi terjadinya gelombang laut setinggi 2 meter.
"Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah berpotensi sekitar 0,5 hingga 2 meter," kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya Muhamad Ihsan Sidiq di Palangka Raya, Selasa (15/4).
Dia meminta masyarakat di wilayah pesisir dan nelayan berhati-hati ketika beraktivitas di laut. Masyarakat di wilayah pesisir selatan Kalimantan juga waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus (CB).
"Pertumbuhan awan ini dapat berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang air laut," kata Ihsan.
Awan CB juga berpotensi melintasi udara di wilayah Kalimantan Tengah, sehingga berpotensi menyebabkan hujan disertai angin kencang dan petir.
Masyarakat juga diminta waspada terhadap dampak bencana yang ditimbulkan, seperti adanya genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Jika melihat fenomena tersebut, masyarakat diminta waspada dan segera mencari tempat teduh, namun tidak di bawah pohon. Saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, masyarakat diminta segera mencari tempat berlindung yang aman seperti di dalam rumah atau gedung.
âSementara untuk angin dilihat dari potensinya selama sepekan ke depan, kecepatannya diperkirakan antara 5-15 kilometer/jam. Angin ini umumnya bertiup dari arah Barat Laut menuju Tenggara,â katanya.
Kemudian, suhu udara berkisar antara 23 sampai 32 derajat Celcius. Kelembaban udara berkisar antara 65 hingga 100 persen.
Masyarakat juga diminta untuk tetap mewaspadai potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengingat saat ini wilayah Kalteng masih masuk musim kemarau.
Ihsan menambahkan untuk dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses layanan yang diberikan BMKG melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Setelah Saham Beralih, Direksi TikTok Bakal Didominasi Kandidat AS
-
KRI Brawijaya-320 Tiba di Jakarta
-
Pemprov DKI Siaga Hadapi Cuaca Panas Ekstrem, Ini yang Dilakukan
-
BMKG prediksi cuaca ekstrem dampak awan Cumulonimbus
-
Garuda Muda Wajib Menang Atas Filipina di SEA Games 2025
-
Integrasi Supply Chain Jadi Jawaban Tantangan Energi Nasional, ESDM Tekankan Pentingnya Jalur dari Hulu ke Hilir Lebih Efisien
-
Ditahan Imbang Parma 2-2, AC Milan Tertahan di Peringkat Kedua Klasemen Liga Italia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.