Garuda Muda Wajib Menang Atas Filipina di SEA Games 2025

Senin, 08 Des 2025, 07:40 WIB

JAKARTA - Tim Indonesia U-22 menghadapi laga krusial sejak langkah pertama di SEA Games 2025. Menghadapi Filipina di partai pembuka Grup C, Senin (8/12) petang WIB, skuad Garuda Muda tak memiliki ruang untuk terpeleset jika ingin menjaga asa mempertahankan medali emas.

Pertandingan Indonesia kontra Filipina menentukan arah langkah Garuda Muda di fase grup. Dengan format grup yang hanya menyisakan dua pertandingan, kekalahan  di laga pembuka akan membuat peluang lolos ke semifinal menipis. Lebih dari itu, kemenangan Filipina akan langsung mengantar sebagai juara Grup C. Indonesia harus bergantung pada skema runner-up terbaik.

Ket. Foto: Pemain Timnas Indonesia U-22 mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11). Latihan tersebut sebagai persiapan untuk berlaga pada ajang Sea Games 2025 di Thailand. — Sumber: ANTARA/Fauzan

Situasi tersebut membuat Rafael Struick dan kawan-kawan wajib tampil maksimal sejak menit pertama. Status sebagai tim unggulan menumbuhkan optimistis. Ini terlebih Indonesia memiliki kenangan manis saat menghadapi Filipina dalam laga pembuka SEA Games 2023 di Kamboja. Saat itu, Indonesia menang telak 3-0 melalui gol Marselino Ferdinan, Irfan Jauhari, dan Fajar Fathur Rahman.

Keuntungan lain bagi skuad asuhan Indra Sjafri adalah kondisi fisik yang lebih segar. Indonesia baru memainkan laga pertama. Sedangkan Filipina sudah menguras energi saat mengalahkan Myanmar, 2-1. Perubahan komposisi grup setelah Singapura dipindahkan ke Grup A membuat jadwal Indonesia lebih longgar.

“Awalnya kami punya tiga laga, tapi berubah jadi dua pertandingan. Ini cukup positif buat. Pergeseran jadwal dari tanggal 5 ke 8 Desember juga memberi ruang persiapan yang lebih baik,” ujar Indra Sjafri. Meski demikian, Filipina datang dengan kepercayaan diri tinggi.

Kemenangan atas Myanmar menjadi modal psikologis yang berharga, sekaligus mengakhiri rekor panjang tanpa kemenangan di SEA Games. Tiga poin atas Indonesia akan memastikan langkah mereka ke semifinal. Pelatih Filipina, Garrath McPherson, menegaskan timnya tak gentar.

“Kami fokus pada pemulihan mental dan fisik. Indonesia tim bertalenta, tetapi pemenang adalah tim dengan sikap dan mental yang tepat. Kami senang bisa ber­saing melawan yang terbaik,” ujarnya.

Dari sisi komposisi pemain, Indonesia diperkirakan menurunkan kekuatan terbaik. 

Nama-nama seperti Rafael Struick, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Dion Markx, Dony Tri Pamungkas, hingga Kadek Arel diproyeksikan menjadi tulang punggung tim.

Filipina juga tak kalah berbahaya dengan kehadiran Alex Monis, Dylan Demuynck, dan Otu Banatao. Secara historis, Indonesia selalu unggul. Dari empat pertemuan di SEA Games, Garuda Muda selalu menang tanpa kebobolan. Pertemuan terakhir terjadi di Piala AFF U-23 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, saat Indonesia menang 1-0 melalui gol bunuh diri Jaime Rosquillo.

Wajib Waspada

Namun, pengamat sepak bola Gusnul Yakin mengingatkan bahaya tersembunyi dari permainan Filipina. Menurutnya, tim lawan sabar saat membangun serangan, tetapi berubah sangat agresif ketika memasuki sepertiga akhir lapangan. “Mereka tenang dalam penguasaan bola dan tidak ragu mengulang build up. Tapi ketika ada celah, mereka menusuk dengan cepat. Ini yang harus diantisipasi,” ujarnya.

Dia menyarankan Indonesia menurunkan bek sayap yang cepat, serta gelandang yang kuat untuk meredam tekanan. “Filipina bisa menyerang dari berbagai arah. Kalau bek lambat, itu berbahaya,” tegasnya.

Laga di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, menjadi ujian awal karakter Garuda Muda. Bukan hanya soal kualitas, tetapi juga mental dan ketangguhan dalam mengelola tekanan sejak pertandingan pertama. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Indonesia 4-3-3

Daffa Fasya

Raka Cahyana, Dion Markx, Kadek Arel, Frengky Missa

Rivaldo Pakpahan, Ivar Jenner, Rafael Struick

Dony Tri Pamungkas, Rahmat Arjuna, Mauro Zijlstra

Filipina 4-3-3

Nicholas Guimarães

Noah Leddel, Joshua Meriño, Jaime Rosquillo, Santiago Rublico

Antoine Ortega, Gavin Muens, Javier Mariona

Dylan Demuynck, Otu Banatao, Alex Monis

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.