KP2MI Menggandeng UNS untuk Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran

Senin, 14 Apr 2025, 22:38 WIB

JAKARTA – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam memberikan pelatihan bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Melalui rilis pers KP2MI pada Senin, disebutkan bahwa kerja sama tersebut diresmikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri P2MI Abdul Kadir Karding dengan Rektor UNS Hartono di UNS Tower, Surakarta, pada Senin (14/4).

Ket. Foto: Menteri P2MI Abdul Kadir Karding (kanan) dan Rektor UNS Hartono (kiri) dalam sebuah penandatanganan MoU di UNS Tower, Surakarta pada Senin (14/4/2025).   — Sumber: ANTARA

Saat memberikan sambutan Menteri Karding mengatakan bahwa saat ini ada 1,7 juta permintaan kerja di luar negeri yang bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kerja sama tersebut dilakukan untuk menyiapkan model pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia.

"Makanya kerja sama ini penting Pak, penting dalam konteks kita harus menyiapkan model suplai ini kaya apa kuncinya? Harus pelatihan. Kuncinya harus sertifikasi, kuncinya pelayanan harus terintegrasi. Kalau tidak, repot," kata Menteri Karding.

Dia juga berharap Pemkot Surakarta turut membantu memberikan pelatihan karena infrastruktur dan ekosistem pelatihan kerja di Surakarta sudah sangat baik.

"Kota Solo ini dengan segala infrastruktur dan ekosistemnya sudah jadi dan Asta Cita ala Solo juga siap," kata dia.

Sementara itu, Rektor UNS Hartono mengatakan pihaknya siap membantu KP2MI dalam pelatihan kerja. Rektor Hartono mengatakan UNS memiliki 14 fakultas dan satu sekolah vokasi dengan 32 program studi.

"Kerja sama yang salah satunya adalah menyiapkan tenaga kerja khususnya warga Kota Surakarta dan sekitarnya dalam rangka kita dorong untuk menjadi tenaga migran ini, karena salah satu potensi yang sekarang terbuka lebar di beberapa negara," katanya.

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto mendukung rencana Menteri Karding untuk mengirim masyarakat Solo bekerja di luar negeri. Respati menyebut pihaknya telah menyiapkan rumah singgah dan rumah lansia bagi orang tua yang ditinggal anaknya untuk bekerja di luar negeri.

"Kami di Lawian itu memiliki rumah singgah dan rumah lansia bagi orang tua yang ditinggalkan anaknya untuk bekerja ke luar negeri. Orang tuanya akan kami asuh bahasanya, akan kami hidupi di rumah singgah atau rumah lansia," ujar Respati.

Selain MoU, penandatanganan kesepakatan kerja juga dilakukan oleh Sekjen KP2MI Irjen Dwiyono dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNS Muchtar, serta Direktur Direktorat Akademik UNS Sigit Prastowo.

Kesepakatan kerja sama juga dilakukan antara Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI Dwi Setiawan dan Direktur Direktorat Akademik UNS Sigit Prastowo.

  • UNS
  • Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.