Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apa Itu SPKLU?, Kenali Tipe Teknologi dan Cara Penggunaannya

📅 Minggu, 13 Apr 2025, 23:51 WIB | Oleh:
Apa Itu SPKLU?, Kenali Tipe Teknologi dan Cara Penggunaannya Doc: Dok. PLN
Ket. SPKLU di "rest area" jalan tol pantura Jateng.

JAKARTA - Keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi semakin krusial untuk masyarakat seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Dengan 800 unit SPKLU yang telah disediakan oleh pemerintah melalui PT PLN (Persero) pada 2025, infrastruktur ini bertujuan untuk mendukung kemudahan para pemilik kendaraan listrik dalam mengisi daya baterai kendaraan mereka.

Apa itu SPKLU?

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) adalah fasilitas publik yang menyediakan layanan pengisian daya untuk kendaraan listrik, seperti mobil dan sepeda motor listrik.

Fungsi utama SPKLU mirip dengan stasiun pengisian bahan bakar konvensional, namun yang disalurkan adalah energi listrik untuk mengisi ulang baterai kendaraan.

Keberadaan SPKLU memastikan pengemudi kendaraan listrik dapat mengisi daya kendaraannya dengan mudah dan efisien, terutama saat berada di luar rumah atau dalam perjalanan jarak jauh.

SPKLU dilengkapi dengan berbagai jenis soket colokan yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan listrik yang ada. Di Indonesia, terdapat tiga tipe soket colokan listrik, yakni AC Charging, DC Charging CHAdeMo, dan DC Charging Combo tipe CCS2.

Pengisian daya di SPKLU biasanya memakan waktu antara 30 hingga 90 menit. Lama pengisian daya bisa berbeda-beda, tergantung pada kapasitas baterai, teknologi SPKLU, dan jenis kendaraan listrik yang digunakan.

Biaya pengisian daya di SPKLU dikenakan tarif maksimal 2.467 rupiah/kWh. Namun, untuk layanan fast charging dan ultra fast charging, berlaku biaya tambahan sebesar 25.000 rupiah per pengisian untuk fast charging dan 57.000 rupiah per pengisian untuk ultra fast charging.

Tipe teknologi SPKLU

SPKLU menggunakan beberapa tipe teknologi pengisian yang berbeda, tergantung pada kebutuhan dan kemampuan daya. Berikut adalah tipe-tipe teknologi yang tersedia.

Medium Charging: Teknologi ini memakai arus bolak-balik (AC) dan memiliki daya keluaran sekitar 7-22 kilowatt. Waktu yang dibutuhkan dalam pengisian sekitar 6-8 jam hingga daya penuh.

Fast Charging: Teknologi ini menggunakan arus searah (DC). Memungkinkan pengisian daya dengan keluaran lebih dari 22-50 kilowatt. Dengan teknologi ini, lama pengisian dapat lebih cepat sekitar 30-60 menit.

Ultra Fast Charging: Teknologi ini memiliki daya keluaran lebih dari 50 kilowatt dan arus daya searah (DC). Pengisian daya menggunakan teknologi ini bisa lebih cepat dibandingkan fast charging yakni sekitar 15-30 menit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.