Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pencari kerja disarankan latihan wawancara agar peluang diterima lebih besar

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 20:45 WIB | Oleh:
Pencari kerja disarankan latihan wawancara agar peluang diterima lebih besar Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Sejumlah warga mencari informasi lowongan pekerjaan saat bursa kerja di Thamrin City, Jakarta, Rabu (12/3).

Jakarta -- Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho menyarankan para pencari kerja untuk melakukan latihan wawancara sebelum mengikuti bursa kerja agar peluang diterima kerja lebih besar.

"Latihan wawancara penting. Bisa latihan di depan cermin. Wawancara itu termasuk teknik untuk rekrutmen. Kalau wawancara sudah tidak percaya diri, tidak lancar, orang tidak akan tertarik (merekrut)," kata Hari di Jakarta, Rabu.

Selain melatih kemampuan wawancara, hal lain yang juga perlu dilakukan yakni riset terhadap perusahaan yang menjadi incaran serta menyiapkan dokumen seperti riwayat hidup (CV), ijazah, dan lainnya.

Hari juga menyarankan para pencari kerja agar tampil secara profesional saat akan berpartisipasi dalam bursa kerja.

"Saat job fair (bursa kerja diadakan) datang lebih awal. Kemudian kunjungi semua booth, ajukan pertanyaan yang tepat, dan bangun jaringan," kata dia.

Hari mengingatkan para pencari kerja agar melengkapi diri dengan keterampilan, bukan sebatas kemampuan akademis.

"Soft skill-nya (keterampilan interpersonal) ini yang harus dibangun. Karena tidak semua orang itu punya soft skill yang sama. Soft skill itu berdasarkan pengalaman. IPK-nya tinggi, tapi wawasannya kurang. Soft skill tidak ada, begitu dites jeblok di assessment-nya (penilaian)," papar Hari.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengadakan 16 kali kegiatan bursa kerja di lima wilayah kota administrasi pada tahun 2024. Dari kegiatan tersebut, sebanyak 1.669 pencari kerja mendapatkan pekerjaan.

Tahun 2025, kegiatan serupa akan diadakan lebih sering. Selain di wilayah administrasi Jakarta, bursa kerja juga akan diadakan di kampus-kampus. Tahun ini, setidaknya ada dua kampus yang sudah menjadi sasaran yakni Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Trisakti.

"Kami tidak mau membuat job fair hanya di wilayah, tapi di kampus juga," kata Hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.