Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Umumkan Kombinasi Tarif Baru ke Mitra Dagang AS

📅 Kamis, 03 Apr 2025, 10:54 WIB | Oleh:
Trump Umumkan Kombinasi Tarif Baru ke Mitra Dagang AS Doc: AP
Ket. Presiden AS Donald Trump berpidato dalam acara pengumuman tarif baru di Gedung Putih, Rabu (2/4),

TOKYO - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (2/4) mengumumkan kombinasi tarif universal dan timbal balik yang akan diterapkan terhadap berbagai negara di seluruh dunia.

Trump menyatakan bahwa tarif dasar sebesar 10 persen akan dikenakan pada semua negara, sementara tarif tambahan "timbal balik" akan diberlakukan terhadap mitra dagang tertentu, termasuk Tiongkok, Uni Eropa, India, Jepang, Thailand, Korea Selatan, dan Vietnam.

Untuk Jepang, tarif timbal balik ditetapkan sebesar 24 persen. Vietnam akan menghadapi tarif sebesar 46 persen, Thailand 36 persen, Tiongkok 34 persen, dan Korea Selatan 25 persen.

Menurut seorang pejabat senior Gedung Putih, tarif universal akan mulai berlaku pada Sabtu (5/4), sementara tarif timbal balik -- yang menargetkan sekitar 60 mitra dagang AS -- akan diberlakukan mulai Rabu, 9 April 2025.

Trump mengatakan bahwa tarif timbal balik itu akan berkisar setengah dari bea masuk yang dikenakan oleh mitra dagang tersebut terhadap produk AS, termasuk dari negara-negara sekutu maupun rival, dengan tujuan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di dalam negeri.

Para ekonom arus utama memperingatkan bahwa serangkaian tarif baru itu berpotensi memicu perang dagang dan mengganggu stabilitas ekonomi global.

Trump menyebut hari pengumuman itu sebagai "Hari Pembebasan" bagi negaranya. Ia dan para pejabat administrasinya berpendapat bahwa Amerika Serikat telah "dirugikan" oleh banyak negara akibat praktik perdagangan yang dianggap tidak adil.

Tarif-tarif yang telah lama diancamkan Trump itu diumumkan dalam acara "Make America Wealthy Again" di Rose Garden, Gedung Putih.

Sebelumnya, Trump pertama kali mengusulkan tarif "universal" hingga 20 persen pada semua barang yang masuk ke Amerika Serikat saat kampanye. Kemudian, ia mulai menegaskan bahwa ia akan menerapkan tarif "timbal balik" untuk menyamakan bea masuk yang dikenakan negara lain terhadap barang-barang AS.

Sejak kembali ke Gedung Putih untuk masa jabatan kedua yang tidak berturut-turut lebih dari dua bulan lalu, Trump telah memberlakukan berbagai jenis tarif baru.

Di antaranya adalah tarif tambahan 25 persen untuk mobil yang diproduksi di luar Amerika Serikat, yang akan berlaku mulai Kamis, serta tarif 25 persen pada seluruh impor baja dan aluminium.

Pemerintahan Trump juga telah mengenakan bea tambahan sebesar 20 persen terhadap barang-barang asal Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.