Daftar Negara yang Terkena Tarif AS dan Besaran Tarifnya
📅 Kamis, 03 Apr 2025, 20:23 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP/Aljazeera
JAKARTA – Presiden AS Donald Trump engumumkan kenaikan tarif impor besar-besaran kepada mitra-mitra dagangny di seluruh dunia pada Rabu (2/4).
Gedung Putih merilis lampiran berisi 57 negara, wilayah, dan blok sasaran yang akan menghadapi kenaikan tarif.
Berikut ini adalah beberapa di antaranya, dikutip dari Aljazeera:
- Aljazair: 30 persen
- Angola: 32 persen
- Bangladesh: 37 persen
- Bosnia dan Herzegovina: 36 persen
- Botswana: 38 persen
- Brunei: 24 persen
- Kamboja: 49 persen
- Kamerun: 12 persen
- Chad: 13 persen
- Tiongkok: 34 persen (sebagai tambahan dari 20 persen yang diberlakukan sebelumnya)
- Republik Demokratik Kongo: 11 persen
- Guinea Ekuatorial: 13 persen
- Uni Eropa: 20 persen
- Kepulauan Falkland: 42 persen
- Fiji: 32 persen
- Guyana: 38 persen
- India: 27 persen
- INDONESIA: 32 PERSEN
- Irak: 39 persen
- Israel: 17 persen
- Pantai Gading: 21 persen
- Jepang: 24 persen
- Yordania: 20 persen
- Kazakhstan: 27 persen
- Laos: 48 persen
- Lesotho: 50 persen
- Libya: 31 persen
- Liechtenstein: 37 persen
- Madagaskar: 47 persen
- Malawi: 18 persen
- Malaysia: 24 persen
- Mauritius: 40 persen
- Moldova: 31 persen
- Mozambik: 16 persen
- Myanmar: 45 persen
- Namibia: 21 persen
- Nauru: 30 persen
- Nikaragua: 19 persen
- Nigeria: 14 persen
- Makedonia Utara: 33 persen
- Norwegia: 16 persen
- Pakistan: 30 persen
- Filipina: 18 persen
- Serbia: 38 persen
- Afrika Selatan: 31 persen
- Korea Selatan: 26 persen
- Sri Lanka: 44 persen
- Swiss: 32 persen
- Suriah: 41 persen
- Taiwan: 32 persen
- Thailand: 37 persen
- Tunisia: 28 persen
- Vanuatu: 23 persen
- Venezuela: 15 persen
- Vietnam: 46 persen
- Zambia: 17 persen
- Zimbabwe: 18 persen
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!