Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat bukan untuk Gantikan Sekolah yang Ada, tapi Justru Melengkapi

📅 Kamis, 27 Mar 2025, 03:06 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat bukan untuk Gantikan Sekolah yang Ada, tapi Justru Melengkapi Doc: Iatimewa
Ket. Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, M. Nuh.

JAKARTA - Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, M. Nuh menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat (SR) bukan untuk menggantikan sekolah yang sudah ada. Menurutnya, SR justru melengkapi sekolah yang ada dan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang belum bersekolah.

“Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi, bukan meniadakan sekolah yang sudah ada. Fokus kita adalah memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya untuk belajar,” jelas Nuh, dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (26/3).

Dia menjelaskan, pemetaan daerah dilakukan dengan cermat untuk memastikan bahwa SR tidak mengambil jatah sekolah lain. Dengan demikian, SR hadir di lokasi yang memang membutuhkan intervensi pendidikan.

Nuh menyebut, salah satu prinsip utama dalam pendirian Sekolah Rakyat adalah menjangkau anak-anak yang selama ini belum memiliki akses ke sekolah. Alasannya beragam seperti kendala ekonomi, geografis, maupun faktor sosial lainnya. “Pemilihan ini didasari oleh desil-desil yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN),” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa SR tidak akan mengganggu sistem pendidikan yang sudah berjalan. Menurutnya, SR justru menjadi solusi bagi daerah-daerah dengan angka putus sekolah yang tinggi. “Pemetaan dilakukan berdasarkan tingkat kemiskinan dan jumlah anak usia sekolah yang belum mendapatkan pendidikan, sehingga SR bisa hadir di tempat yang paling membutuhkan,” ­katanya.

Lebih lanjut Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico menjelaskan, SR menggunakan strategi yang terstruktur dan pendekatan yang berbasis kebutuhan masyarakat. SR diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam mempercepat pemerataan pendidikan di Indonesia. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.