Pemkab Dompu Klaim Kasus Demam Berdarah Dengue Menurun
Rabu, 26 Mar 2025, 23:46 WIBDompu - Pemerintah Kabupaten Dompu di Nusa Tenggara Barat mengklaim laju kasus demam berdarah dengue terus mengalami penurunan yang dibuktikan oleh penurunan angka kasus harian.
"Saat ini suspek yang ditemukan hanya tiga, sedangkan target hariannya 5,1. Kasusnya pun 1-2 saja," kata Kabid Pelayanan, Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Dompu Maria Ulfah dalam pernyataan di Dompu, Rabu (26/3).
Maria mengimbau warga untuk selalu waspada karena musim hujan masih belum selesai. Nyamuk DBD aktif melalukan reproduksi saat musim hujan.
Menurutnya, walau secara statistik angka kasus warga terjangkit menurun, hal itu tidak membuat masyarakat lengah. Setelah hujan dalam durasi lama berhenti dan datang kembali hujan, maka masyarakat perlu waspada.
Hingga kini Pemerintah Dompu masih belum mencabut status kejadian luar biasa demam berdarah dengue sejak ditetapkan 30 Januari 2025.
"Kasus harian masih ditemukan, meski terus menyusut. Itu alasan (pemerintah daerah) kenapa belum mencabut status kejadian luar biasa," kata Ulfa.
Lebih lanjut dia menjelaskan penyebab kasus demam berdarah dengue menurun karena ada keserentakan dan kesadaran pada gerakan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN.
Semua kecamatan di Dompu sudah melalukan rapat koordinasi dan telah bergerak untuk menggalakkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk di tengah masyarakat.
Pemerintah berharap gerakan itu tidak hanya tidak hanya berlangsung saat muncul kasus demam berdarah dengue, tapi harus terus dilakukan agar memutus mata rantai kasus penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang menjangkit nyamuk nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Ulfa menambahkan bahwa hal yang paling berpengaruh saat ini adanya gerakan sosial kebersihan yang dibangun oleh Bupati Dompu Bambang Firdaus.
"Aksi-aksi sosial yang diinisiasi dan dicontohkan Bupati sangat berpengaruh saat ini, sehingga dimana-mana mulai tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk membersihkan lingkungan baik secara pribadi maupun kelompok," ujarnya.
Hingga 24 Maret 2025, Dinas Kesehatan Dompu mencatat total keseluruhan kasus warga terjangkit demam berdarah dengue mencapai 318 kasus dengan rincian penyebaran di Puskesmas Nangakara 31 kasus, Puskesmas Kilo 26 kasus, Puskesmas Rasabou 10 kasus, Puskesmas Soriutu 18 kasus.
Kemudian, Puskesmas Kempo 20 kasus, Puskesmas Calabai 23 kasus dengan 1 kasus meninggal dunia, Puskesmas Ranggo 28 kasus dengan 1 kasus meninggal dunia, Puskesmas Kota 51 kasus, Puskesmas Dompu Barat 86 kasus, dan Puskesmas Dompu Timur sebanyak 25 kasus. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Wamendag Roro Tegas! Pelaku Usaha Jangan Cuma Nonton, Saatnya Gaspol di Pasar Global!
-
Pemerintah Catat Penurunan Kematian Bayi
-
Waspadalah! 61 Kasus DBD Terdeteksi di Jaktim
-
Ribuan Ikan Tambak di Sayung, Demak, Mati Serentak
-
Uji Coba Pertama Wisata Malam Ragunan Diserbu Lebih dari 3.000 Pengunjung
-
Peringati Hari Santri Nasional, Wapres Gibran Dukung Penguatan Ekosistem Pendidikan Santri
-
Kapolri Terima Anugerah Adat Ingatan Budi dari LAM Riau: Simbol Kehormatan, Amanah Moral, dan Komitmen Kebangsaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.