Ribuan Ikan Tambak di Sayung, Demak, Mati Serentak

Rabu, 11 Jun 2025, 13:25 WIB

DEMAK - Kematian ribuan ekor ikan mujair di salah satu tambak milik petambak di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah diduga karena adanya perubahan kadar garam (salinitas) dalam air.

Dugaan tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Akhmad Sugiharto di Demak. “Penyebab ikan mati dimungkinkan akibat perbedaan salinitas air ketika air mulai surut dan berbarengan dengan hujan deras. Air yang dari arah timur ke barat cenderung tawar masuk ke area tambak yang mengakibatkan ikan stres karena ada perbedaan kadar garam," ujarnya menanggapi kematian ribuan ekor ikan mujair yang terlihat mengapung di tepi Jalan Raya Semarang-Demak kilometer 9 di Demak, Rabu (11/6).

Ket. Foto: Ribuan ikan mujair di salah satu tambak milik warga Sayung, Demak, mati — Sumber: antara foto

Untuk memastikan penyebab kematian ikan di tambak tersebut, kata dia, Dinas Lingkungan Hidup Demak juga sudah mengambil sampel airnya untuk diuji di laboratorium.

Hasilnya, imbuh dia, bukan karena adanya limbah pabrik, melainkan karena faktor perubahan salinitas dalam air.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Demak Sudarwanto menambahkan pihaknya memang sudah melakukan uji kualitas air tambak yang mengakibatkan matinya ikan mujair di Sayung tersebut.

Sementara laporan ikan mati di sebelah Karoseri SKU Sayung Demak diterima pada hari Selasa (10/6). Kemudian dilakukan investigasi dan pencarian informasi di sekitar lokasi kejadian.

Diperoleh informasi bahwa ikan mulai naik pada hari Minggu (8/6) sekitar pukul 17.30 WIB dan hanya terjadi di tambak sebelah PT Karoseri SKU di Jalan Raya Semarang-Demak kilometer 9.

"Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras dan aliran air mulai surut. Lokasi ikan mati hanya terjadi dalam satu tambak yang terletak di sebelah Karoseri SKU," ujarnya.

Sementara hasil uji sampel air di tambak tersebut, untuk lokasi pertama di depan PT Etercon Pharma di Jalan Raya Semarang-Demak kilometer 9 disebutkan bahwa airnya mengandung pH 7,6, DO 5,59 mg/L, Turbidity 46 NTU, Conductifity 7,49 ?S/cm, dan Salinitas 0,4 g/kg.

Untuk hasil sampling di lokasi antara PT Karoseri SKU dengan PT Gaviansi diperoleh hasil pH 7,8, DO 5,82 mg/L, Turbidity 25 NTU, Conductifity 20,1 ?S/cm, dan Salinitas 1,2 g/kg.

"Dugaan sementara ketika air mulai surut setelah hujan turun dan terjadi perubahan salinitas, ikan kaget atau stres sehingga berakibat ikan naik ke permukaan," ujarnya.

Terkait penanganan ikan yang mati dan mengapung di sepanjang aliran sungai di tepi Jalan Pantura Demak karena menimbulkan bau tidak sedap, kata dia, Dinas LH Demak masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

  • Demak
  • Ribuan Ikan Tambak Mati

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.