Perjalanan Mudik Kaltim-Kalsel Makin Cepat, Jalan Tol Kota Nusantara Difungsikan untuk Lebaran
Minggu, 23 Mar 2025, 14:25 WIBBALIKPAPAN â Saat mudik, jutaan orang bergerak secara bersamaan menuju kampung halaman, menyebabkan kepadatan ekstrem di jalur utama. Rekayasa lalu lintas seperti one way (satu arah), contra flow, dan ganjil-genap diterapkan untuk mengurangi kepadatan di titik-titik rawan macet.
Dengan mengatur lalu lintas, kendaraan dapat bergerak lebih lancar, mengurangi waktu tempuh pemudik. Selain itu, rekayasa lalu lintas membantu mengatur arus kendaraan agar lebih tertib dan mengurangi potensi kecelakaan fatal.
Jalan Tol Kota Nusantara, ibu kota baru Indonesia, akan difungsikan sementara selama mudik dan balik Lebaran 2025, dengan sistem saru arah sebagai jalur alternatif rute Kaltim-Kalsel.
"Selama dibuka sementara jalan tol dilakukan pemasangan rambu, barrier (penghalang) dan manajemen lampu peringatan (hazard)," jelas Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum Kaltim Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin di Kota Balikpapan, Kaltim, Minggu (23/3).
Pemasangan rambu itu, lanjut dia, telah dilakukan koordinasi dengan Polres Balikpapan dan Polres Penajam Paser Utara untuk pengamanan selama Jalan Tol Kota Nusantara itu fungsikan.
Jalan tol difungsikan pada 24-31 Maret 2025 khusus dari arah Kota Balikpapan menuju Kabupaten Penajam Paser Utara dan pada 1-7 April 2015 jalur dibuka untuk arah Kabupaten Penajam Paser Utara menuju Balikpapan.
Jalan Tol Nusantara, yang difungsikan sementara selama mudik dan balik lebaran tersebut, yakni Seksi 3A, 3B, 5A dan Jembatan Pulau Balang, yang menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara.
Menurut Hendro, jalan tol difungsikan 24 Maret-7 April 2025 dengan jam operasional pukul 06.00-18.00 WITA.
"Jalan tol dibuka satu arah untuk kendaraan golongan satu seperti sedan, jip, dan minibus dengan kecepatan maksimum 60 kilometer per jam," tambahnya.
Sebelum diputuskan Jalan Tol Kota Nusantara difungsikan, terlebih dahulu dilakukan peninjauan, dan dinyatakan layak digunakan sebagai jalur alternatif mudik dan balik Lebaran 2025.
Peninjauan dilakukan bersama Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, dan Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Provinsi Kalimantan Timur.
Hasil peninjauan dituangkan dalam berita acara (BA) Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga BBPJN Kaltim Nomor 734/BA/Bb 12/2025.
Berita acara tersebut tentang peninjauan lapangan kelayakan fungsional Jalan Tol Kota Nusantara Seksi 3A, 3B, 5A dan Jembatan Pulau Balang untuk jalur Lebaran 2025, sebut Hendro.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Posko Pesona Keluarga untuk Pemudik di Pelabuhan Telaga Punggur Batam
-
Posko PMI Kota Semarang Melayani 15 Pemudik per Hari
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau
-
Makin Keren Usai Direvitalisasi: Kemen PU Ajak Pemudik Kunjungi Benteng Pendem Ambarawa
-
Jalan Raya Kalimalang Mulai Dipadati Pemudik Bermotor
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.