Kabar Gembira! Pendaftaran Beasiswa S1-S3 Kementerian Agama 2025 Segera Dibuka, Ini Syaratnya
Sabtu, 22 Mar 2025, 11:25 WIBJAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Pendaftaran dimulai tanggal 1 April.
âPengumuman pendaftaran BIB 2025 akan dilakukan pada 21 Maret 2025. Sementara untuk pendaftarannya, dibuka mulai 1 April 2025," ujar Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin dalam keterangannya di laman resmi Kemenag RI, Kamis (20/3).
BIB merupakan beasiswa kolaborasi antara Kementerian Agama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI. Tujuannya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama pada bidang sains dan teknologi, sosial humaniora dan keagamaan.
âKami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, tanpa terkendala biaya,â lanjutnya.
Kemenag akan menjaring calon penerima beasiswa (Awardee) untuk studi pada jenjang S1, S2 dan S3 di Dalam dan Luar Negeri dengan skema pembiayaan fully funded.
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori mengatakan pendaftar dapat memilih jenis beasiswa yang ada. Ada tiga jenis beasiswa, yaitu: beasiswa umum, beasiswa prestasi, dan beasiswa target.
Beasiswa umum, beasiswa reguler yang sasarannya adalah keluarga besar Kementerian Agama, baik santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan, dan pegawai Kementerian Agama.
Beasiswa prestasi, beasiswa bagi calon pendaftar yang memiliki prestasi akademik dan non akademik, misalnya tahfidz Al-Qutâan dan juara olimpiade, baik tingkat nasional maupun internasional.
Beasiswa target, beasiswa afirmasi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Pendidikan Jarak Jauh S1 pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC).
Calon pendaftar diimbau untuk menyiapkan sejumlah persyaratan, di antaranya:
(1) Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL) atau Bahasa Arab (TOAFL)
(2) Berumur maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3
(3) Memiliki ijazah atau surat keterangan lulus
(4) Bagian dari Keluarga Besar Kemententerian Agama RI
(5) Melengkapi persyaratan administrasi lainnya
Ruchman Basori mengajak kepada keluarga besar Kemenag (santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan dan pegawai Kementerian Agama), untuk memanfaatkan kesempatan emas ini.
Pendaftar disarankan segera mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan agar bisa mendaftar tepat waktu sesuai dengan persyaratan dan mekanisme pendaftaran, yang dapat diakses di www.beasiswa.kemenag.go.id
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
MUSE Ekspansi ke Asia, Siap Buka Era Baru Investasi Aset Mewah Digital
-
Kemenag Membuka Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree
-
Indosat Targetkan Melatih 2 Juta Talenta Digital Melalui IDCamp
-
Bandara APT Pranoto Jadi Favorit, Puluhan Ribu Penumpang Terbang Saat Lebaran 2026
-
Kemenhut Terapkan "Zero Waste" dan "Zero Accident" di Wisata Taman Nasional
-
Omron Perkenalkan Termometer Dahi Tanpa Kontak Cepat dan Akurat
-
Jadwal Conference League: Laga Bersejarah bagi Strasbourg dan Crystal Palace
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.