Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jakarta Kembangkan Budidaya Tanaman Pangan di Jalur Hijau

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 15:15 WIB | Oleh:
Pemprov Jakarta Kembangkan Budidaya Tanaman Pangan di Jalur Hijau Doc: Antara
Ket. Ilustrasi buah mangga

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengembangkan budidaya tanaman pangan dan hortikultura dengan memanfaatkan taman kota dan jalur hijau.

"Saya ingin sekali mengubah konsep penghijauan kota Jakarta. Kita butuh tanaman seperti tanaman buah, di Jakarta itu jarang," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam acara panen serentak di lahan pertanian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (19/3).

Rano menilai tanaman di Jakarta masih terlihat kaku karena tidak adanya ekosistem burung sehingga tidak menghidupkan lingkungan.

"Tanaman yang ada di kita ini kaku, hanya hijau tapi tidak memberikan apa-apa. Misalnya Monas bagus hijau, cuman tidak ada tanaman buah. Jadi setiap wilayah kalau ada tanaman yang bisa mendatangkan burung, ekosistem wilayah itu akan berbeda," ujar Rano.

Rano juga mencontohkan banyaknya pohon mangga di sepanjang jalan, kampung, pinggir sawah, dan hampir setiap rumah di wilayah Indramayu. Sehingga Kabupaten Indramayu dijuluki kota mangga.

"Itu di jalan utama semua tanaman mangga Indramayu. Dulu itu menjadi apa ya? Menjadi penghijauan kota, tapi tiba-tiba menghasilkan, jadinya produktif," ucap Rano.

Oleh karena itu, Rano meminta dinas terkait bersama pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya untuk memetakan dan mengelompokkan wilayah mana yang strategis untuk ditanam tanaman konsumtif di jalur hijau.

1742370259_c436602dcb42cafc93e4.jpg

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan panen serentak di Lahan Pertanian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (19/3). ANTARA/Siti Nurhaliza

"Artinya itu kita tinggal pengelompokan. Jakarta ini sebetulnya kota pertanian. Daerah Condet terkenal dengan salaknya, itu adalah realitanya kalau Jakarta adalah kota pertanian. Cuman memang karakter pertanian Jakarta itu bukan seperti wilayah Jawa Barat, memang harus urban farming," jelas Rano.

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB University) Arif Satria siap mendukung penuh produktivitas tanaman di Jakarta demi ketahanan pangan sekaligus menjaga lingkungan.

"IPB siap dampingi Provinsi DKI Jakarta dalam rangka membangkitkan kembali pertanian, karena DKI sejatinya adalah kota pertanian, ada Kampung Rambutan, Kebon Kacang, Kebon Sirih, ada Duren Sawit, Kebon Jeruk," kata Arif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.