Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Harus Kendalikan Kenaikan Impor

📅 Selasa, 18 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dari sepuluh golongan barang utama non migas Februari 2025, golongan logam mulia dan perhiasan/permata mengalami peningkatan tertinggi senilai 0,33 miliar dollar AS (110,26 persen) dibandingkan Januari 2025.

Sementara golongan mesin/ peralatan mekanis dan bagiannya mengalami penurunan terbesar senilai 0,12 miliar dollar AS (4,47 persen).

Tiga negara pemasok barang impor non migas terbesar selama Februari 2025 adalah Tiongkok 6,05 miliar dollar AS (37,81 persen), Jepang 1,26 miliar dollar AS (7,86 persen), dan Thailand 0,87 miliar dollar AS (5,45 persen).

Lebih lanjut dia mengatakan impor nonmigas pada Februari 2025 tercatat senilai 15,99 miliar dollar AS, naik 3,52 persen dibandingkan Januari 2025 dan naik 3,47 persen dibandingkan Februari 2024.

Impor non migas dari ASEAN tercatat 2,65 miliar dollar AS (16,59 persen) dan Uni Eropa 0,92 miliar dollar AS (5,72 persen).

Nilai impor golongan bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari-Februari 2025 kata Amalia mengalami peningkatan terhadap periode yang sama tahun sebelumnya, masing-masing senilai 0,15 miliar dollar AS (0,55 persen) dan 0,24 miliar dollar AS atau 3,61 persen, sedangkan golongan barang konsumsi turun 0,52 miliar dollar AS.

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhisthira mengatakan kendati neraca perdagangan surplus tetapi di sisi yang lain ada kualitas yang menurun karena impor dari bahan baku hanya naik 4,7 persen sementara impor barang konsumsinya minus 21 persen secara tahunan atau year on year/yoy, dan minus 10,6 persen dibanding bulan sebelumnya.

“Padahal ini kan periode Ramadan jelang Idul Fitri. Ini anomali dengan permintaan impor barang konsumsi, seharusnya masyarakat secara seaseonal mengkonsumsi barang barang impor yang banyak jelang lebaran. Jadi, ini anomali. Ini menunjukan adanya tekanan dari sisi permintaan di dalam negeri,”pungkas Bhima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.