Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Empat Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Kapuas Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Empat Kecamatan Dilanda Banjir, Pemkab Kapuas Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Doc: antara foto
Ket. Banjir di Kapuas, Kalimantan Tengah.

KUALA KAPUAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), menetapkan status tanggap darurat bencana banjir menyusul ada sebanyak empat kecamatan dilanda banjir.

“Kemarin ini kami menggelar rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Kapuas. Dalam rapat diputuskan bahwa status tanggap darurat bencana banjir ditetapkan mulai 15-28 Maret 2025," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Ahmad M Saribi di Kuala Kapuas, Minggu (16/3).

Menurut dia, empat kecamatan yang terdampak banjir adalah Kecamatan Mantangai, Kapuas Hulu, Mandau Talawang, dan Pasak Talawang.

Pemerintah daerah, katanya, segera mengambil langkah cepat dalam penanganan bencana ini. Banjir di Mantangai telah melanda 10 desa, dengan jumlah warga terdampak sekitar 1.664 Kepala Keluarga (KK) atau 5.080 jiwa. Sementara itu di Mandau Talawang, banjir melanda enam desa yang berdampak pada 1.604 KK atau 4.580 jiwa.

"Untuk Kecamatan Kapuas Hulu dan Pasak Talawang, data jumlah warga terdampak masih dalam proses pendataan," jelasnya.

Menindaklanjuti kondisi tersebut Pemkab Kapuas segera menyalurkan bantuan logistik melalui alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan yang akan diberikan mencakup kebutuhan pokok seperti selimut, matras, dan obat-obatan.

"Dalam rapat tersebut disepakati pemerintah daerah akan mengalokasikan dana BTT Tahun Anggaran (TA) 2025 untuk bantuan logistik, termasuk tambahan berupa selimut, matras, dan obat-obatan," ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan pemerintah daerah berencana melakukan relokasi bagi warga yang terdampak banjir dalam bentuk transmigrasi lokal.

"Relokasi itu kami upayakan dalam bentuk transmigrasi lokal. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan keberlanjutan kehidupan warga, termasuk penyediaan kebutuhan dasar, fasilitas umum, sosial serta kebutuhan lainnya," kata Ahmad M Saribi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.