Tak Terdampak Efisiensi, Realisasi Belanja Bansos Capai Rp25,9 Triliun
Jumat, 14 Mar 2025, 09:10 WIBJAKARTA â Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan Realisasi belanja bantuan sosial (bansos) per Februari 2025 mencapai 25,9 triliun rupiah atau 19,2 persen dari target, yang mencerminkan pos belanja itu tak terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Angka tersebut di atas realisasi belanja bansos pada Januari-Februari 2024 seÂbesar 24,5 triliun rupiah.
âIni (bansos) tidak diefisienkan. Bahkan, pencairan, peÂlaksanaan anggaran, hingga penyaluran semua sesuai deÂngan jadwal,â kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Maret 2025 di Jakarta, Kamis (13/3).
Anggaran belanja bansos hingga Februari digunakan untuk berbagai program, di antaranya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 7,3 triliun rupiah, kartu sembako 10,3 triliun rupiah, iuran penerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI JKN) 7,7 triliun rupiah, program Indonesia pintar (PIP) 600 juta rupiah, dan kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah 156,3 miliar rupiah.
Penyaluran anggaran bansos itu merupakan bagian dari realisasi belanja kementerian/ lembaga (K/L), yang tercatat mencapai 83,6 triliun rupiah per 28 Februari 2025. Nilai itu setara dengan 7,2 persen dari pagu APBN. Di sisi lain, belanja non-K/L terealisasi sebesar 127,9 triliun rupiah atau 8,3 persen dari pagu. Realisasi belanja non-K/L didukung oleh pembayarÂan manfaat pensiun, subsidi, dan kompensasi sesuai jadwal.
Dengan demikian, realisasi belanja pemerintah pusat (BPP) hingga akhir Februari mencapai 211,5 triliun rupiah atau 7,8 persen dari pagu. Capaian itu lebih lambat bila diÂbandingkan periode yang sama tahun lalu (9,7 persen dari pagu), lantaran adanya pelaksanaan pemilu dan bantuan pangan kala itu.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Era Suku Bunga Tinggi AS Jadi Ujian Ketahanan Kebijakan Ekonomi Nasional
-
Karhutla Jangan Sampai Meluas! Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Kebakaran Hutan
-
Tak Mau Kekurangan Air! Pemkab Lamongan Optimalkan Waduk dan Rawa untuk Irigasi
-
Menkomdigi: Digitalisasi Bansos Diperluas Secara Nasional pada Oktober 2026
-
Jepang Tuntaskan Tahap Akhir Pembuangan Limbah PLTN Fukushima
-
Wagub Rano Dorong Pelestarian Budaya Kampung Jakarta Lewat Buku Filosofi Orang Kampung
-
Kolombia Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Migran Ilegal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.