Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lima Tim Indonesia Bersiap untuk FFWS SEA 2025 Pramusim

📅 Senin, 03 Mar 2025, 22:59 WIB | Oleh:
Lima Tim Indonesia Bersiap untuk FFWS SEA 2025 Pramusim Doc: Antara

Jakarta - Sebanyak lima tim esports Indonesia akan bertempur melawan tim asal Vietnam, Thailand, dan Malaysia dalam rangkaian turnamen Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Pre-Season pada 5-16 Maret 2025, sebagai persiapan untuk FFWS SEA 2025 Spring pada April nanti.

1741016506_64185049015b407ad4c2.jpg

Penerbit dan pengembang game Free Fire Garena dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa turnamen tersebut akan hadir sebagai wadah uji coba format turnamen teranyar di skena esports Free Fire.

RRQ Kazu dan EVOS Divine, akan bertarung bersama Bigetron Delta, ONIC Olympus, dan Dewa United Apollo sebagai wakil Indonesia dalam FFWS SEA 2025 pramusim.

Turnamen pemanasan tersebut akan mempertandingkan dua mode berbeda, yakni Battle Royal pada 5-9 Maret 2025 dan Clash Squad pada 15-16 Maret 2025.

Dalam format terbaru nanti, setiap tim akan dipaksa tampil lebih agresif dibandingkan biasanya. Berbagai aturan baru dan penghitungan poin yang berbeda akan diberlakukan mulai babak Knockout Stage hingga Grand Finals.

Alhasil, objektif tim akan berbeda dan tidak bisa hanya mengandalkan strategi mendulang poin saja.

Berbeda dari turnamen sebelumnya di mana pemain dapat menggunakan skill karakter yang sama antar pemain, kali ini Free Fire mengharuskan setiap anggota tim untuk menggunakan skill karakter aktif yang berbeda-beda antar pemain.

Pada gim terakhir babak Knockout Stage dan Point Rush Day, akumulasi poin akan dilipatgandakan. Dengan aturan ini, setiap tim dapat memiliki peluang lebih besar untuk mengubah keadaan dan jalannya kompetisi.

Pemenang di turnamen Free Fire tidak akan lagi ditentukan oleh total poin semata. Pemenang akan ditentukan oleh mekanisme yang lebih menantang dengan mengakumulasi poin dan Booyah.

Tim yang memiliki 80 poin (bisa lebih dari satu) akan menjadi juara jika mampu mendapatkan Booyah di gim berikutnya. Jika tim memiliki 80 poin tapi gagal mendapatkan Booyah di gim berikutnya, pertandingan akan berlanjut ke ronde selanjutnya.

Jika hingga gim kedelapan belum ada satu pun tim yang memiliki minimal 80 poin mendapatkan Booyah, maka tim dengan poin tertinggi klasemen akan menjadi juara.

Berbeda dengan mode Battle Royal, perubahan aturan di mode Clash Squad berfokus pada kemampuan tim untuk menyusun strategi sebaik mungkin.

Setiap pemain dalam satu tim harus memiliki skill karakter yang berbeda-beda antar pemain. Di setiap game masing-masing tim dapat memblokir satu skill karakter sehingga tidak dapat digunakan oleh kedua tim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

47 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.