Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Final Four” Digelar April

📅 Rabu, 26 Feb 2025, 06:55 WIB | Oleh:
“Final Four” Digelar April Doc: ANTARA/Nova Wahyudi
Ket. melakukan smes I Pevoli Jakarta Lavani Livin Transmedia, Renan Zanatta Buiatti (kiri) melakukan smes ke arah pevoli Jakarta Bhayangkara Presisi pada pertandingan PLN Mobile Proliga 2025 di Palembang Sport an Convention Center (PSCC), Palembang, Sumsel.

JAKARTA - Setelah menyelesaikan babak reguler, Proliga 2025 akan berlanjut ke tahap final four yang akan digelar pada April mendatang. Format final four kali ini tidak mengalami perubahan signifikan diban­dingkan edisi sebelumnya. Empat tim terbaik dari masing-masing sektor akan bertanding dalam dua putaran untuk menentukan posisi yang akan membawa mereka ke grand final.

Di sektor putra, tim yang berhasil lolos ke final four adalah Jakarta Lavani, Jakarta Bhayangkara Presisi, Surabaya Samator, dan Palembang Bank Sumsel Babel. Sementara di sektor putri, ada Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN, dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.

Dalam format final four Proliga 2025, setiap tim akan bertanding dalam dua putaran, yang berarti setiap tim akan memainkan total enam pertandingan selama babak final four. Penentuan posisi di klasemen final four akan didasarkan pada jumlah kemenangan yang diraih setiap tim. Jika dua tim memiliki jumlah kemenangan yang sama, maka selanjutnya akan dihitung jumlah poin yang diperoleh.

Tim yang menang dengan skor 3-0 atau 3-1 akan mendapatkan tiga poin, sementara tim yang menang 3-2 akan mendapatkan dua poin. Tim yang kalah dengan skor 2-3 akan memperoleh satu poin, dan yang kalah dengan skor 0-3 atau 1-3 tidak mendapatkan poin.

Jika masih terdapat tim dengan jumlah kemenangan dan poin yang sama, pembeda selanjutnya adalah rasio set, yaitu perbandingan antara jumlah set kemenangan dan set kekalahan. Tim yang sering menang dengan skor 3-0 atau 3-1 akan memiliki rasio set yang lebih baik. Apabila rasio set juga tidak dapat memisahkan tim, maka pembeda terakhir adalah rasio poin set, yang dihitung dari jumlah poin yang diperoleh setiap tim dalam set dibandingkan dengan poin yang diperoleh lawan.

Untuk dapat lolos ke grand final, sebuah tim harus berada di posisi 1 atau 2 di klasemen final four. Tim peringkat 3 dan 4 akan bertemu dalam perebutan juara ketiga. ben/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

BPOM Tetap Awasi Program MBG

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Tetap Awasi Program MBG

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Menkeu Tegaskan Pemerintah ...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.