Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Gelar Perencanaan Percepat Capaian Pembangunan

Kamis, 20 Feb 2025, 21:50 WIB

SURABAYA– Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur, Emil Dardak, menggelar perencanaan cepat (quick planning) dan aksi nyata (doing action) guna mempercepat capaian pembangunan di Jatim setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis (20/2).

Rapat tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah, Adhy Karyono, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jawa Timur."Kami ingin menjadikan Jawa Timur sebagai gerbang baru Nusantara," ujar Khofifah.

Ket. Foto: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin rapat koordinasi bersama kepala OPD provinsi setempat di Jakarta, Kamis (20/2/2025). — Sumber: ANTARA

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program utama nasional harus berhasil diimplementasikan di Jawa Timur. Beberapa di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), program kedaulatan pangan, serta penyediaan 3.000 unit rumah murah.Bahkan, dia menargetkan pembangunan rumah murah dapat mencapai 5.000 unit.

Di sektor pangan, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian guna memperkuat posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional.

"Target kami bukan hanya ketahanan pangan, tetapi juga kedaulatan pangan," tegasnya.

Sementara itu, Sekda Adhy Karyono melaporkan kesiapan anggaran untuk mendukung program-program prioritas, meskipun di tengah kebijakan efisiensi APBD Jawa Timur. Dia memastikan bahwa pemerintah provinsi siap bekerja sejak awal bulan Ramadan.

Di sektor pendidikan, Khofifah meminta Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk terus meningkatkan kualitas lulusan SMA dan SMK. Menurutnya, tingkat penerimaan lulusan SMA ke perguruan tinggi unggulan harus lebih baik dibanding provinsi lain.

"Kualitas dan peringkat SMA di Jawa Timur tidak boleh kalah dari provinsi lain," ujarnya.

Selain itu, Khofifah juga menyoroti strategi efisiensi dalam pemerintahan. Menurutnya, efisiensi harus dilakukan tanpa mengorbankan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), terutama dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

"Jika ada format baru dalam penghitungan kemiskinan, kita harus segera menyesuaikan agar capaian tetap optimal," katanya.

Dia meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk menghitung sebaran kemiskinan, khususnya di wilayah, seperti Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, serta beberapa daerah di Pulau Madura.

Dalam periode sebelumnya, Jawa Timur mencatat penurunan kemiskinan yang signifikan. Oleh karena itu, intervensi yang cepat dan berbasis data menjadi kunci dalam mempertahankan tren positif tersebut.

Di sektor pendidikan dasar dan menengah, Khofifah juga menekankan pentingnya menekan angka putus sekolah di tingkat SMA dan SMK. Meskipun SPP sudah digratiskan, strategi peningkatan kualitas lulusan harus terus diperkuat.

"Kami akan memastikan detailing, teknis, dan kecepatan intervensi agar penurunan tingkat kemiskinan serta peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan optimal," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.