Investor Harap-harap Cemas Kebijakan Tarif Presiden Trump, Simak Proyeksi Rupiah
Rabu, 19 Feb 2025, 08:58 WIBJAKARTA â Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpoÂtensi melanjutkan pelemahannya tengah pekan ini. SentiÂmen eksternal diperkirakan masih dominan mempengaÂruhi pelemahan tersebut.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuabi melihat peÂnguatan indeks dollar AS masih berlanjut. Investor cemas dengan ketidakpastian atas rencana kebijakan tarif perdaÂgangan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dolÂlar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (19/2), bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di kiÂsaran 16.260 - 16.320 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Selasa (18/2), di Jakarta melemah hingga 50 poin atau 0,13 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.278 rupiah per dollar AS.
âKetidakpastian yang berkelanjutan atas rencana Trump untuk tarif perdagangan, bahkan ketika Presiden AS mengÂisyaratkan bahwa tarif timbal baliknya pada mitra dagang AS baru akan dikenakan pada bulan April,â ucapnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Di samping itu, dilaporkan bahwa Uni Eropa sedang mempertimbangkan kontrol impor pada barang-barang AS tertentu. Langkah ini dinilai sebagai dapat menandai peÂningkatan ketegangan perdagangan dengan AS.
Pada pekan lalu, Trump disebut telah mengenakan taÂrif 25 persen terhadap semua impor baja dan aluminium yang berkonsekuensi terhadap peningkatan kekhawatiran atas tindakan balasan dari negara lain. Seiring dengan fakÂtor tersebut, pasar waspada terhadap suku bunga AS yang tetap tinggi untuk waktu lebih lama.
âGubernur Federal Reserve Christopher Waller mengaÂtakan pada hari Selasa bahwa meskipun ia tidak melihat tarif Trump menyebabkan lonjakan besar dalam inflasi, ia masih mendukung untuk mempertahankan suku bunga teÂtap stabil untuk waktu yang lebih lama. Komentar Waller muncul setelah data minggu lalu menunjukkan inflasi AS tumbuh lebih dari yang diharapkan pada bulan Januari,â ungkap dia.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
BMKG Prakirakan Hujan Petir Bakal Guyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia Hari Ini
-
Doktor ITS Kembangkan Surface Defect Detection untuk Perkuat Quality Control
-
Running Summit 2026 Mendorong Pangalengan Menjadi Kampung Pelari Indonesia
-
Gawat, Imbas Perang Timur Tengah, Harga Plastik di Baturaja Meledak Dua Kali Lipat
-
Sudah Coba Kereta Pangrango? Makin Banyak Lo yang Menggemarinya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.