Gresik Petrokimia Buka Peluang Lolos ke Final Four
📅 Sabtu, 15 Feb 2025, 06:59 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
PONTIANAK – Tim putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia menjaga asa lolos ke babak final four setelah mengalahkan pesaingnya, Bandung bjb Tandamata, dengan skor tipis 3-2 (20-25, 25-19, 28-26, 21-25, 15-12) dalam laga pembuka seri ketiga putaran kedua Proliga 2025 di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Jumat (14/2).
Meski meraih kemenangan, Petrokimia masih bertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan 14 poin, sama dengan Jakarta Electric PLN. Namun, tim besutan Ayub Hidayat itu masih tertinggal dalam jumlah kemenangan, dengan empat kemenangan dibandingkan Electric yang sudah mengoleksi lima kemenangan.
Laga antara dua tim peringkat terbawah klasemen (peringkat 5 dan 6) berlangsung ketat sejak awal. Bandung bjb Tandamata tampil dominan di set pertama dengan kemenangan 25-20. Namun, Petrokimia bangkit di set kedua dan menyamakan kedudukan setelah menang 25-19.
Memasuki set ketiga, pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling kejar poin. Petrokimia akhirnya berhasil mengunci set ini dengan skor tipis 28-26. Tidak ingin menyerah, Bandung bjb membalas di set keempat dengan kemenangan 25-21, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Di set kelima, Petrokimia langsung tancap gas dan unggul 3-0. Meski Bandung bjb sempat mendekat, Petrokimia berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 15-12, menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat, mengaku bersyukur atas kemenangan ini. Ia menilai hasil ini merupakan buah dari evaluasi setelah pertemuan pertama, di mana Petrokimia kalah 1-3 dari Bandung bjb. “Kemenangan ini sangat penting untuk meningkatkan semangat anak-anak agar bisa masuk final four. Kami menang dengan susah payah, tetapi tim bisa menjaga konsistensi,” ujar Ayub.
Sementara itu, pelatih Bandung bjb, Samsul Jais, menyoroti masalah mentalitas timnya. “Kami sering unggul di set pertama, tetapi kemudian tertinggal di set berikutnya. Ini bukan masalah teknis, melainkan lebih kepada mental bertanding,” ujar Samsul. Dia juga menambahkan bahwa mayoritas pemainnya masih muda, sehingga pengalaman seperti ini menjadi bagian dari proses perkembangan mereka.
Di sisi lain, kapten tim Petrokimia, Mediol Stiovanny Yoku, mengakui bahwa timnya masih sering kehilangan poin penting, tetapi tetap bersyukur bisa meraih kemenangan. “Semoga di pertandingan berikutnya melawan Jakarta Livin’ Mandiri, kami bisa menang lagi,” ujar Mediol. ben/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!