Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

YouTube 20 Tahun Berevolusi, Siap Salip Televisi

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
YouTube 20 Tahun Berevolusi, Siap Salip Televisi Doc: Youtube
Ket. Youtube kini berusia 20 tahun.

SAN FRANCISCO - YouTube telah berevolusi setelah 20 tahun, dari sekadar hiburan makan malam menjadi media gaya hidup modern yang siap menyalip televisi kabel di AS.

Rekan-rekan PayPal Steve Chen, Chad Hurley, dan Jawed Karim menggagas YouTube pada tahun 2005, yang kabarnya terjadi saat sebuah pesta makan malam. Domain YouTube.com diluncurkan pada Hari Valentine tahun itu.

Kemampuan mengunggah video ditambahkan pada tanggal 23 April, saat Karim mengunggah video pertama, berjudul "Me at the Zoo". Klip berdurasi 19 detik yang memperlihatkan Karim di pameran gajah di Kebun Binatang San Diego telah ditonton sebanyak 348 juta kali.

Selama 20 tahun berikutnya, situs tersebut telah berkembang melampaui apa yang dibayangkan pada tahun 2005.

"YouTube dimulai oleh para pakar teknologi yang menginginkan layanan hosting video untuk menonton tayangan ulang 'kerusakan lemari pakaian' Janet Jackson selama Super Bowl," kata analis eMarketer, Ross Benes.

"Sekarang, ini adalah layanan video digital terbesar di dunia dalam hal waktu yang dihabiskan dan pendapatan iklan -- ini benar-benar raksasa."

YouTube mencapai lebih dari 2,5 miliar pemirsa secara global tahun lalu, dengan pelanggan musik dan premium mencapai 100 juta, menurut pelacak pasar Statista. 

Pengguna di seluruh dunia menonton lebih dari satu miliar jam konten YouTube setiap hari di perangkat televisi saja, Google melaporkan.

"Jika Anda kembali 20 tahun ke belakang, akan tampak menggelikan bahwa situs web berisi anak-anak yang membuat video parodi ini akan menjadi ancaman bagi Disney, ABC, dan CBS," kata Benes. 

"Itulah yang dapat mereka capai."

Tak Terbendung

Terobosan YouTube datang dari ketika menantang raksasa televisi tradisional tanpa memerlukan studio atau biaya produksi, pengguna lah yang membuat dan mengunggah konten. 

Platform ini menampung segalanya mulai dari klip konser hingga iklan kampanye politik hingga video tutorial -- dan masih banyak lagi.

"Banyaknya hal baru yang muncul bagaikan selang pemadam kebakaran yang tidak dapat dimatikan, sehingga orang-orang selalu mengikutinya," kata Benes. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.