Karantina Kepri Melepasliarkan 1.200 Burung Pipit ke Alam
Rabu, 29 Jan 2025, 23:19 WIBTanjungpinang - Karantina Kepulauan Riau (Kepri) melepasliarkan sebanyak 1.200 burung pipit (Lonchura Sp) ke alam, tepatnya di kawasan Taman Wisata Alam Muka Kuning, Kota Batam.

"Burung pipit itu merupakan hasil penindakan Karantina Kepri," kata Kepala Karantina Kepri Herwintarti usai pelepasliaran burung pipit, di Tanjungpinang, Rabu.
Ia menjelaskan burung pipit ini masuk ke Batam melalui Pelabuhan Telaga Punggur dari Kuala Tungkal Jambi, Minggu (26/1), tanpa disertai sertifikat kesehatan (KH2) dari daerah asal.
Sesuai aturan karantina, kata dia, setiap lalu lintas komoditas hewan, ikan, maupun tumbuhan, harus dilaporkan kepada pejabat karantina dari daerah asal untuk dipastikan kesehatannya sebelum dilalulintaskan.
Ia juga menjelaskan burung pipit tersebut telah diperiksa kesehatannya oleh Karantina Kepri dan hasil uji laboratorium menunjukkan hasil negatif Flu Burung (Avian Influenza).
Setelah itu baru diserahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Batam untuk bersama-sama dilepasliarkan ke alam.
"Kami mendukung kearifan lokal, tetapi penting untuk mematuhi aturan demi keamanan bersama," jelas Herwintarti.
Dia menambahkan Taman Wisata Alam Muka Kuning Batam sengaja dipilih sebagai lokasi pelepasliaran burung pipit lantaran kondisi hutan yang luas dan terjaga kelestariannya, dengan jumlah pohon dan sumber makanan melimpah.
"Makanya cocok dan aman untuk pelepasliaran, dengan harapan burung pipit yang dilepaskan ini cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya, sehingga populasinya terus meningkat," kata Herwintarti.
- Kepri
- Melepasliarkan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Indonesia Mengawali Princess Cup 2026 dengan Kalahkan Australia 3-0
-
Mendag Pede: Indonesia Bisa Jadi Primadona Kopi Dunia
-
Setelah de'CLAN, Polisi Geledah Rumah di Sentul, Sita Uang Tunai Rp476 Miliar
-
UMK Batam 2026 Tembus Rp5,3 Juta, Tertinggi di Kepri saat Daerah Lain Masih Tertinggal
-
Bulog Klaim Pemeliharaan Beras Rutin agar Aman Dikonsumsi Masyarakat
-
Pelatih Persebaya Nilai Timnya Kalah karena Detail Kecil
-
Indonesia Siapkan 1 Juta Hektare Tebu untuk Bahan Bakar E10, Pemerintah Gaspol Kurangi Impor Energi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.