Rosan Sebut Kawasan Industri Harus Dirancang Mencapai Karbon Bersih
Selasa, 28 Jan 2025, 00:35 WIBJakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyatakan kawasan industri yang ada di Indonesia harus dirancang untuk mewujudkan karbon bersih atau nol emisi karbon (Net Zero Emissions/NZE).
Hal itu dikatakan Rosan dalam sesi panel di World Economic Forum (WEF) bertajuk Industrial Clusters as Energy Pioneers pada 22 Januari di Davos, Swiss yang melaporkan capaian Indonesia dalam mendorong penggunaan energi bersih .
"Kami terus mendorong perusahaan, baik lokal maupun asing, untuk menjadikan keberlanjutan sebagai prioritas utama dalam setiap proyek yang mereka jalankan,â kata Menteri Rosan dalam pernyataan di Jakarta, Minggu.
Dalam diskusi dengan format gelar wicara tersebut, Rosan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki beberapa klaster industri yang terintegrasi, yang salah satunya mengonsumsi sekitar 4,5 gigawatt (GW) energi. Pihaknya juga berencana melakukan perluasan dengan menambah pasokan 2,5 GW energi hijau.
"Target kami adalah memastikan seluruh kebutuhan energi sebesar 6,6 GW di klaster ini menggunakan energi bersih,â ujarnya.
Lebih lanjut, dia menyoroti pentingnya pendekatan berbasis klaster industri untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan. Disampaikannya, Indonesia telah meluncurkan klaster industri dengan target emisi nol. Salah satu contohnya adalah klaster industri terkait nikel yang seluruh rantai pasok, mulai dari produksi nikel hingga daur ulang baterai kendaraan listrik terintegrasi dalam satu lokasi.
Hal itu dilakukan mengingat potensi Indonesia dalam energi terbarukan sangat besar, meliputi tenaga surya, angin, air, panas bumi, dan gelombang laut, dengan total potensi mencapai 3.700 GW.
âIndonesia memiliki cadangan panas bumi terbesar di dunia, khususnya di Jawa dan Sumatra, namun yang telah terpasang saat ini baru kurang dari 1 persen. Ini menunjukkan peluang besar yang masih bisa digarap,â kata dia pula.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Dikenal dengan Karyanya yang Distopia, Penulis Hungaria Sabet Nobel Sastra
-
Dua Pembobol Rekening Dormant Bank BNI Senilai Rp204 Miliar Terlibat Pembunuhan Kacab Bank BRI
-
Barcelona Kembali ke Puncak Klasemen setelah Taklukkan Oviedo 3-0
-
Pesantren Sidoarjo Ambruk: Khofifah Konfirmasi Tiga Santri Meninggal Dunia
-
DPRD DKI Jakarta Soroti Keberadaan Pak Ogah yang Meresahkan Pengguna Jalan
-
Masalah Tata Ruang Sering Jadi Kendala, HKI: Tahun 2026 Harus Menjadi Fokus Lintas Kementerian
-
Trauma Abah Ade dan Kampung yang Hilang dalam Semalam di Cisarua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.