- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korut Luncurkan Misil Jela...
Korut Luncurkan Misil Jelajah Strategis
Selasa, 28 Jan 2025, 02:50 WIBSEOUL - Korea Utara (Korut) telah melakukan uji coba misil jelajah strategis pada 25 Januari. Informasi itu disampaikan oleh kantor berita pemerintah, KCNA, pada Minggu (26/1).
âPemimpin Korut, Kim Jong-un, turut mengawasi uji coba tersebut,â lapor KCNA seraya menggambarkannya sebagai uji coba sistem senjata penting.
Misil jelajah strategis bawah air ke permukaan itu menempuh jarak 1.500 kilometer dan terbang antara 7.507 meter dan 7.511 detik kemudian mengenai sasarannya, KCNA melaporkan.
âSarana pencegahan perang Korut sedang disempurnakan secara lebih menyeluruh,â kata Kim Jong-un.
"Kim Jong-Un menegaskan bahwa Korut akan selalu berupaya keras untuk melaksanakan misi dan tugas pentingnya dalam mempertahankan perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan dan abadi berdasarkan kekuatan militer yang lebih kuat di masa depan," lapor KCNA.
Dalam sebuah pernyataan tanggapan, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Korsel) mengatakan Korut telah menembakkan beberapa misil jelajah dari daerah pedalaman menuju perairan di lepas pantai barat sekitar pukul 4 sore pada tanggal 25 Januari.
Laporan itu mengatakan uji coba misil itu merupakan bagian dari rencana untuk membangun kemampuan pertahanan nasional melawan musuh potensial sejalan dengan perubahan keadaan keselamatan regional.
Balasan untuk AS
Sementara itu dari Seoul dilaporkan bahwa Korut mengatakan akan terus melakukan balasan paling keras terhadap Amerika Serikat (AS) jika masih menolak kedaulatan dan kepentingan keamanan Korut.
Hal itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Korut dalam pernyataan pada Minggu untuk menanggapi latihan udara gabungan selama empat hari antara Korsel dan AS pekan lalu, seperti dikutip KCNA.
Pernyataan itu dirilis hanya beberapa hari setelah Presiden AS, Donald Trump, menyebut Kim Jong-un sebagai pria cerdas dan menyatakan niatnya untuk menghubungi pemimpin Korut itu.
"Kenyataan menekankan bahwa Korut harus melawan AS dengan aksi balasan paling keras dari A sampai Z selama negara itu menolak kedaulatan dan kepentingan keamanan Korut dan ini adalah pilihan terbaik untuk berurusan dengan AS," demikian bunyi pernyataan itu.
Kenyataan yang disebut Korut tidak hanya merujuk pada latihan udara bersama tersebut, tetapi juga pada latihan udara gabungan antara AS, Korsel, dan Jepang baru-baru ini. Korut menyebut kedua latihan itu tantangan serius bagi perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan akan ditanggapi dengan tindakan balasan. Korut juga mengatakan tidak akan membiarkan adanya ketimpangan kekuatan.
âTindakan balasan akan diambil untuk mempertahankan hak kedaulatan dan kepentingan keamanan negara serta memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan secara menyeluruh," kata Kementerian Luar Negeri Korut. ST/Ant/Yonhap/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Korea Utara Uji Rudal Jelajah Baru
-
Korut Kecam Dokumen Diplomatik Tahunan Jepang
-
Hati-hati, Obat Keras Berikut Tak Boleh Dijual Bebas karena Bisa Menimbulkan Tremor
-
Hujan Lebat di Tenggara Brasil Akibatkan 22 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Hilang
-
Putri Mahkota Korea Utara Lakukan Tembakan Sniper dengan Senapan Runduk
-
Sebagian Pemudik Pilih Pulang Kampung Seusai Lebaran, Ini Alasannya
-
Korsel Masih Mampu Tangkal Ancaman Korut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.